![]() |
| Smiljan Pelopor |
Di tengah riuk pikuk Jakarta, kebutuhan akan ruang ketiga yang memadukan kehangatan kopi dengan atmosfer literasi semakin diminati. Smiljan Space hadir sebagai destinasi favorit bagi para pencinta kopi, penikmat buku, dan pencari ketenangan. Saya pernah mengunjungi Smiljan Makarya di Gramedia yang pernah saya ulas sedikit di postingan sebelumnya di SINI.
Karena Smiljan Pelopor masih baru nih, jadi saya bahas yang ini dulu ya.
SMILJAN PELOPOR
Saya surprise banget pas ke sini, ternyata letaknya di sebelah tempat beli kue jadul yang pernah saya muat juga di blog. Kue buatan Grace Sastra dan Priscilla. Dari jalan, tempatnya terlihat tidak terlalu besar, Dan memang lebih memanjang ke dalam, ada area outdoor, semi outdoor dan juga indoor.
Pas saya mau masuk dengan harap-harap cemas karena pengunjungnya banyak banget, saya membaca informasi agar pengunjung melepas alas kaki. Disediakan sandal (yang tipis banget seperti yang sering disediakan di hotel) untuk digunakan selama berada di area Smiljan Pelopor.
Begitu masuk saya melihatnya sebagai tempat pengunjung ngopi dan juga berdiskusi dan pastinya membaca buku. Selain menyajikan seduhan kopi yang nikmat, Smiljan Pelopor dilengkapi dengan mini library yang nyaman bagi para pengunjung yang ingin membaca di tempat. Di area yang sama, hadir pula Pelopor Books;, toko buku independen yang menyediakan pilihan buku terkurasi—mulai dari karya sastra, pemikiran, hingga terbitan independen yang menarik untuk dibeli melengkapi koleksi pribadi. Di perpustakaan kecil pengunjung tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman. Tentunya masuk akal, karena buku bisa jadi kotor karena kecipratan kopi apalagi kena minyak dari makanan.
Dengan paduan arsitektur minimalis, sudut baca yang tenang, serta pepohonan rindang di area outdoor (tapi menurut saya kalau lagi panas ya tetap panas), tempat ini menjadi ruang ideal untuk menyendiri, berdiskusi santai, maupun bekerja tanpa terganggu hiruk-pikuk kota.
SMILJAN MAKARYA
Berpindah ke lantai 1 Gramedia Matraman, Smiljan Space menghadirkan ruang kolaborasi yang merupakan hasil sinergi antara Smiljan Space dan Makarya Buku yang lokasinya ada di Gramedia.
Jadi dengan begitu banyak buku yang ada di Gramedia, apa yang membuat Smiljan Makarya beda? Beda lah, ada buku mengenai politik atau kisah klasik yang dicetak ulang sampai buku mengenai hal-hal yang sensitif. .
Tidak hanya sekedar kedai kopi dan toko buku menjadi satu, banyak juga yang membawa pekerjaan mereka dan nongkrong di sini. Ketika pertama kali tempat ini baru buka, ada banyak yang datang untuk membuat konten. Ketika setahun kemudian saya datang lagi, lebih banyak pengunjung yang memang datang untuk bekerja dan juga mencari buku yang mereka inginkan. Tentunya ditemenin kopi di sini.
Area duduk sebagian besar berada di dalam, tapi ada area kecil semi outdoor.
Jadi kalian sudah berkunjung ke yang mana?











0 komentar:
Posting Komentar
Thank you for reading and leaving nice and supportive comments.