Blog berisi curhatan si lajang

Senin, 08 Juli 2024

KESAWAN - A MUST VISIT IN MEDAN

Setiap kali pulang ke Medan, pasti kami akan ke sini dan mampirnya selalu saja ke restoran Tip Top. Perasaan sih bukan yang enak-enak amat ya, tapi lebih karena faktor sentimental mama. Ia masih ingat kalau dulu di seberang restoran Tip Top ada toko yang menjual pakaian dan peralatan rumah tangga. 

Ohya, bukan berarti mama saya gaul sama teman-temannya di Tip Top ya. Tapi lebih karena ia dan teman-temannya sering banget melewati tempat ini ketika mereka pulang kerja. Jadi semacam mengenang masa lalu buat mama, sehingga ke sini bisa dibilang kunjungan wajib.

Kesan saya yang lalu-lalu sama jalan Kesawan, ya begitu saja, Tidak ada yang teringat selain macetnya yang gak nahan, belum lagi parkir mobil di kanan kiri jalan. Tapi saya tahu kalau kami pasti akan ke sini, ketika berencana berkunjung ke Medan lagi. Jadi, saya mulai mencari-cari informasi mengenai jalan Kesawan di internet. Ternyata jalan ini sekarang sudah melewati proses revitalisasi dan difokuskan untuk pariwisata. Trotoar untuk pejalan kaki lebih lebar dan disediakan tempat duduk pula. 

Jadi kalau ditanya mengapa harus ke Kesawan? Apalagi jalan ini sudah terlalu "TOURISTY" banget dan jika ingin jalan dengan tenang menikmati suasana, maka tempat ini mungkin akan jadi nomor sekian. 



Berikut alasan dari sudut pandang saya tentang jalan Kesawan. 

OLD CITY MEDAN

Walau jalan ini termasuk yang terlalu ramai karena banyak turis, tetap saja menurut saya pribadi kalian jangan melewatkan untuk berkunjung ke sini. Ada beberapa alasan:



Faktor Sejarah

Jalan di area Kesawan ini sudah berganti nama jadi jalan Ahmad Yani namun orang tetap menyebutnya Kesawan. Kenapa demikian? Karena jalan ini termasuk yang tertua di Medan and kita tahu, susah menggantinya begitu saja. Bagi kalian yang tertarik mengenai sejarah jalan ini, yang kanan dan kirinya berdiri gedung-gedung tua ala Eropa, maka jangan dilewatkan deh. 


di seberang Tjong A Fie Mansion

Di jalan ini pula ada Tjong A Fie Mansion, yang sekarang menjadi museum dan pengunjung bisa mendapatkan informasi mengenai siapa Tjong A Fie dan sumbangsihnya bagi penduduk. Rumah ini pun ditetapkan sebagai Cagar Budaya Sejarah oleh provinsi Sumatera Utara. Dan karenanya termasuk obyek wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi. 

Kalau sebegitu menariknya kenapa saya sendiri tidak ke sana? Walau tempat ini memang menarik untuk dikunjungi, tapi sayangnya saya tidak punya banyak waktu karena tidak sedang traveling sendirian. Untuk ke museum, setidaknya kita perlu waktu buat menyimak penjelasan yang diberikan. Belum lagi urusan ngonten (tetap yah), jadi dengan amat sangat terpaksa saya numpang lewat doang. Harapan saya suatu hari bisa balik lagi ke Medan dan melihat langsung ke dalam. 




CULINARY

IMHO, saya tidak bisa mengatakan kalau makanan yang ada di sekitaran Kesawan ini enak luar biasa, tapi yang akan kalian dapatkan sama seperti dengan wisata sejarah.


Ice cream APO

Kalian bisa mendapatkan pengalaman menikmati teh legendaris atau es krim jadul APO yang kiosnya ngumpet dari jalan, 





Dua tempat lainnya yang saya kunjungi ketika tengah berada di jalan Kesawan adalah :


Restoran Tip Top

Restoran TIP TOP

Mungkin faktor U atau karena Medan tengah luar biasa panasnya ketika kami ke sana. Jika biasanya mama saya lebih memilih duduk di teras kalau ke sini, kali ini ia langsung minta duduk di area semi outdoor. Sebenarnya ketika ke sana, sempat juga hujan, tapi jadi berasa lembab. 

Sebenarnya ruangan yang indoor alias tidak ada yang merokok ada terletak di area paling belakang. Tapi kalau duduk di sini, kami tidak bisa melihat pemandangan jalan. Dan berasanya seperti terlalu tertutup kan; iya kami memang bawel. 

IMHO, lebih mengecewakan daripada kunjungan kami sebelumnya. Kali ini kami datang hingga dua kali untuk mencoba makanan lain. Saya memuat review singkat di sini dan sini. Dan sampai pada kesimpulan kalau es krim biasa saja, makanan yang paling enak hanya nasi goreng serta kopi yang mereka hidangkan. 

Tambahan informasi; untuk pembayaran di restoran; mereka hanya menerima tunai dan SCAN QRIS. Karena kali ini saya tidak membeli apapun dari bakery mereka, saya tidak tahu mengenai metode pembayaran yang bisa diterima di sini. 

Seperti yang saya duga, mencari parkiran di sini susahnya minta ampun. Kalau membawa keluarga ke sini yang agak repot, apalagi jika ada yang sudah sepuh. Kami sempat harus memutar sekali lagi dan jaraknya itu tidak dekat loh. Lebih disarankan kalian sewa kendaraan untuk seharian saja agar tidak ribet.


Toko pastry & kopisyof : JAWARA


2. JAWARA ROTI & KUE

Jawara sepertinya toko roti dan pastry yang ada di beberapa lokasi di Medan (dan pastinya tidak ada di Jakarta). Saya suka dengan roti dan kue-kue yang ada di cake shop mereka yang di Kesawan. Tempatnya sendiri tidak terlalu besar, tapi estetik saja dan pegawainya pun ramah. SAYANGNYA pas ke sana dan ingin pesan minuman, sedang tidak tersedia. Pelayanannya ramah banget, waktu saya beli kantong belanja besar (harganya IDR 15.000,- ) mereka menanyakan, apakah gak kegedean? Karena belanjaan saya tidak banyak. Pas saya bilang buat kenang-kenangan, baru mereka paham deh.

Tempat ini saya rekomendasikan loh buat dikunjungin. 


INFORMASI LAIN

Sepanjang jalan Kesawan ini tidak diisi hanya dengan kedai kopi dan restoran ya. Ada kantor pemerintahan, iBox, hotel Kama (tepat di seberang restoran Tip Top), toko alat musik sampai Indomaret. Dan jika punya banyak waktu, coba telusuri jalan-jalan yang berada dekat di jalan Ahmad Yani ini.

Kalau kalian hanya ingin sekedar lewat juga bisa kok dengan naik bus gratis yang dikelola Dinas Perhubungan Kota Medan. Bagaimana caranya naik bus gratis? apakah ada jadwalnya dan pada jam berapa untuk bisa naik bus gratis ini? 

Untuk jelasnya, coba deh intip di artikel situs Warta Medan News ini. Di artikel tersebut disebutkan kalau yang ingin naik bus gratis sebaiknya daftar dulu. Jadi coba-coba saja cari informasi lain, siapa tahu sekarang kebijakannya sudah berubah lagi. 


Jika kalian ingin membaca postingan mengenai perjalanan saya ke Medan di tahun 2024 ini maka bisa ke :



Pulang ke Jakarta naik Citilink

Kuliner di Petisah Tengah Medan                                                                                                                                                                                        

14 komentar:

  1. Aku penasaran pengen explore OLD City Medan. Tampak sangat menarik dan bersejarah banget ya mba.
    Sayang ya terkait Tip Top Restaurant terkait parkir, rasa makanan.

    Nah, pas part Jawara roti dan kue ini bikin penasaran pengen coba mampir. Ternyata ada bus gratis juga, auto cek cara nya.
    Thanks sharing perjalanannya , semoga next trip bisa explore Medan.

    BalasHapus
  2. Kalau emang udah tahu bakalan macet parah di jalan kesawan, emang baiknya naik Gocar dan semacamnya itu ya, Kak. Jadi, tinggal turun aja gitu. Hehehe

    BalasHapus
  3. Aku ke Medan baru sekali mbaaa
    kulinernya asyiikk beuds.
    trus makan Duren amboiiiu, surga duniaaaaa

    Next klo ada rezeki ke Medan, mau cuss sini jugaaakk

    BalasHapus
  4. Aku juga jarang ke daerah sini Krn tau maceeet 🤣🤣. Tapi pastinya pernah. Zaman sekolah juga, Ama temen2. Soto Kesawan juga daerah sana.

    Nantilah pas ke Medan lagi kayaknya pengen eksplor Kesawan lagi. Orang2 Medan ini mau diganti namanya sampe gimana pun, ttp aja yg dipake nama yg udh familier mba🤭. Kayak kampung madras, ttp LBH dikenal dengan nama kampung Keling

    BalasHapus
  5. belum kesampaian ke Medan dan sekitarnya, buatku yang bukan orang Medan pasti penasaran pengen ngerasain langsung vibes daerah Kesawan ini. Banyak turis dan pastinya spot foto foto di sekitara Kesawan bakalan rame, tak apa buat kenanganku nanti :D
    Dann aku penasaran pengen masuk ke Tjong A Fie Mansion Medan ini, pengen belajar sejarah, etapi aku pernah baca review sejarahnya, mungkin kalau bisa dateng langsung lebih afdol

    BalasHapus
  6. Jalan2 ke old city sangat memorable ya dan ibunya kakak jadi ingin mengenang masa lalu di sana. Kawasannya cukup menarik untuk difoto dan direkam. Tapi sayang untuk restoran yg legendaris, makanannya tidak terlalu istimewa.

    BalasHapus
  7. jalan2 ke kota tua memang selalu memberi kesan tersendiri ya kak..baisa menikmati pemandangan gedung2 sisa peninggalan jaman dulu...aku pernah ke medan tapi sepertinya melewatkan daerah kesawan ini deh sepertinya..

    BalasHapus
  8. Wah nice info.

    Aku malah jadi tertarik sama Tjong A Fie mansion.

    BalasHapus
  9. Medan semakin di depan ya sekarang, apalagi pariwisatanya semakin diperbaiki dalam banyak hal, jadi makin ramai, dan saya belum pernah kunjungin Kesawan ini, apalagi banyak cerita sejarah di sana bangunannya juga banyak yang vintage gitu kayaknya ya kak melihat dair gambar-gambarnya

    BalasHapus
  10. kawasan kota tuanya memancing untuk menikmati kota disini, sekalian terawat, ada pula beberapa tempat yang tersemnyi. Sekalian menikmati makanan enak dan cuci mata ditempat ini. menarik buat diulik walau macet

    BalasHapus
  11. Waktu kecil langganan makan di Tiptop karena yang punya Almarhum Bapak Freddy Kelana sahabatnya Bapak. Selalu kenyang dengan aneka hidangan enak macam chicken steak, Beef steak, Capcay, sampai dulu ada masakan daging rusa lalu ditutup dengan ice cream dan aneka kue jadul yang s sedap

    BalasHapus
  12. Kalau saya lihat jalanannya sekitaran Kesawan ini kecil-kecil, jadi wajar banget kalau macet.
    Mana turis banyak datang kemari.
    Sayang sekitaran Kesawan ini tidak ada yang jual durian ya Kak..
    Kalau saya pengen icip duriannya yang terkenal itu

    BalasHapus
  13. Aku paling suka wisata ke kota tua di kota mana pun, biasanya mereka menyimpan banyak cerita dari penataan kota, gedung-gedung yang silent, dan toko-toko yang buka di sekitarnya...

    Kota Tua Medan bagus juga ya, tapi memang khasnya kota tua jalannya kecil dan banyak belokannya. Wajar sih jadi macet, mungkin harusnya disetting khusus pejalan kaki atau becak gitu yaaa.

    BalasHapus
  14. Banyak wisata yang bisa di eksplor ketika ke Medan yaa..
    Aku anak Jawa yang lahir di Tangkahan Lahan, sebuah kabupaten di Medan. Rasanya kalau diceritakan ka Ria, aku pingiiin banget someday kalau ada rejeki, jalan-jalan ke Medan. Meski ingatanku samar, tapi aku inget Ibuk crita tentang TipTop.

    Tapi dulu ada toko roti terkenaaall banget ((Nah, ini aku lupa namanya Jawara Roti, bukan yaa??))
    Yaa, secara di Medan pada tahun itu.. jadi itu salah satu toko roti terkenal yang cukup besar. Kalau di Bandung mah semacam Kartika Sari.

    BalasHapus

Thank you for reading and comments.
Comments will be screened first.

Ria's Been Here

Ria Tumimomor’s Travel Map

Ria Tumimomor has been to: France, Germany, Indonesia, Italy, Netherlands, Singapore, South Korea, Switzerland.
Get your own travel map from Matador Network.