Blog berisi curhatan si lajang

Selasa, 29 November 2022

De Paviljoen Bandung Hotel - A Review

De Paviljoen Bandung


Bagi saya, lokasi memang selalu jadi hal yang menentukan dalam memilih tempat menginap. Jadilah saya memilih hotel yang satu ini karena dekat kemana-mana. 

Postingan ini adalah lanjutan dari post sebelumnya:

Tahun lalu, saya menginap di hotel Tebu, yang letaknya persis bersebelahan. Jadi, selain mendapatkan pengalaman baru, saya bisa menelusuri lagi rute perjalanan tahun lalu ketika bareng teman. 

Seperti biasa, mulai dari segi postif dulu ya review-nya:




1. Lokasi
Lokasi ada di jalan Riau, yang dekat kemana-mana. Bahkan, jika kalian bukan tipe yang mencari tempat ngopi baru, dekat hotel ini ada KFC bow. Pagi-pagi juga sudah buka. Plus, tidak jauh dari sini juga ada mini market, kalau mau stock air minum atau snack. 



2. Staff Ramah
Dari sejak sampai di pintu masuk sampai ke dalam, kami dilayani dengan baik dan ramah sama staf-staff yang bertugas. 


3. Kunci Kamar
Kunci kamar dapat dua dooong, tanpa harus diminta. Jadi, kalau saya mau ada perlu sebentar, ibu saya bisa tetap menikmati ademnya AC dalam kamar


Tempat tidur di hotel De Paviljoen Bandung


4. KAMAR OKEH (Dengan 1 perkecualian)
Pas masuk ke kamar, wah senang banget melihatnya. Dapat twin bed, masing-masing dapat dua bantal, jadi tidak perlu berebutan (just kidding). AC POLL! Sampai harus dimatikan pas malam karena kedinginan. 




Ada kulkas! Jadi bisa menyimpan minuman atau makanan yang memang harus dalam keadaan dingin. Semuanya lengkap, handuk, toiletries, sandal, electric kettle. Bahkan jika kalian malas keluar untuk mencari tambahan air mineral, disediakan juga di kamar dengan harga IDR 15K untuk ukuran 1,5 Liter.





Jadi apanya yang tidak okay? Saya meminta non smoking room dan kamar terletak di lantai atas. Ohya, jelas non smoking room, terletak di lantai atas sih, dekat pula dari lift. TAPI... pemandangannya:  hotel sebelah yang lagi dibangun. 


Padahal pas masuk kamar, saya sudah membayangkan foto cantik di dekat jendela. Tapi begitu buka tirai dan pemandangannya bukan gunung Tangkuban Perahu ataupun alam sekitar, akhirnya ya lebih baik ditutup sajah. 


5. Tempat Makan
Hotel ini punya 3 area tempat makan, kalau saya tidak salah ya. Jadi, bagi yang malas keluar dan maunya di hotel saja, mereka siap melayani. 


Vesper - De Paviljoen

VESPER
Tempat makan sekaligus nongkrong, yang kalau malam pasti keren deh pemandangannya. Saya tidak mencoba makanannya, cuma numpang foto doang pas pagi-pagi. 







Keuken All Day Dining
Tempat makan di dalam hotel, ada indoor dan semi outdoor area. Kalau masih pagi, enak makan di luar. Ada kolam ikan, dan pengunjung bisa ikutan memberi makanan (sudah disediakan). 
IMHO, dari segi makanan, biasa saja sih rasanya tidak istimewa. Tapi di sini, harga yang tertera sudah termasuk service dan pajak.  



Koffie
Makannya di Keuken, tapi minumannya dipesan dari Koffie, yang letaknya juga di dalam hotel. Pesennya pun bukan kopi, tapi orange juice. Sama seperti Keuken, harga yang tertera sudah termasuk pajak dan service. Pelayanannya baik. 



6. Kolam Renang
Dekat kolam renang ada area untuk bermain juga bagi keluarga yang membawa anak-anak. Gak serunya, karena kolam renang tidak terletak di rooftop. 


7. NO DEPOSIT
Tidak perlu memberikan deposit di sini. 



Sekarang kita ulas sedikit yang negatifnya:

Area untuk mobil lewat dan parkir : MINIM
Salah seorang driver sempat curcol, dia heran kenapa hotel bagus begini tidak punya area yang luas untuk mobil lalu lalang.
Jadi, setelah mobil pick up atau drop penumpang, pengemudi harus masuk dulu ke basement ke area parkiran. Baru setelah itu putar balik agar bisa keluar dari area hotel. 
Masuk ke area parkir sih tidak dipungut biaya, tapi tempatnya memang tidak luas. 


Check-in
Saya tiba sekitar jam 2 untuk check in. Pastinya tidak lebih awal, tapi tidak sampai terlambat juga. Ealah, tidak ditawari welcome drink. Plus katanya kamar belum siap, apakah bersedia menunggu 20 menit? Jelas saya tolak, karena saya maunya jangan ditunda lagi dong, sudah mau istirahat nih. Akhirnya tidak sampai 20 menit, kami sudah bisa beristirahat di kamar. 


Apakah saya bakal menginap lagi di sini suatu saat nanti? Sepertinya IYA.

5 komentar:

  1. pengen nyabut tuh ceri dari gelasnya deh hihi

    ga kebayang kalau mba ri rebutan bantal sama mama hahhahah

    aku ngekek dong kenapa tirainya ditutup lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, ya gak mungkin aku berani rebutan bantal... Hiks, iya, kamar ini memang almost perfect kecuali pemandangannyaaaa

      Hapus
  2. saya 3 tahun tinggal di bandung ngga pernah kesini haha

    BalasHapus
  3. Itu kolam renangnya memang gelap gitu mba? Agak spooky jadinyaa 🤣

    Paling sebel memang kalo Nemu hotel yg jam check in malah blm selesai. Hrsnya kasih kompensasi kek, ntah itu makanan kecil atau minuman, atau voucher atau KSH jam check out agak lebih lama juga. Giliran check out aja cepet banget nelponnya 😂.

    Kayaknya banyak hotel di Bandung masalah Ama tempat parkir dan muternya Yaa. Saking sempitnya lahan mba 😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. My bad, ada area yang terang kok. Kebetulan aja itu area yang gelap yang aku foto. Tapi memang, gak asik sih kolam renangnya, IMHO.
      Nah iya, huhuhuh... giliran check out ditelp ke kamar, macam diusir kl kata nyokap yang baper. GAk ada kompensasinya apa kek, krn harus nunggu lama.
      Dan memang, amat sangat disayangkan banget sih, untuk parkir mobil memang rada menderita di hotel ini.

      Hapus

Thank you for reading and comments.
Comments will be screened first.

Ria's Been Here

Ria Tumimomor’s Travel Map

Ria Tumimomor has been to: France, Germany, Indonesia, Italy, Netherlands, Singapore, South Korea, Switzerland.
Get your own travel map from Matador Network.