Senin, 05 November 2012

Nonton #Skyfall

Taken From Official Site

Heboh! Gue selalu heboh setiap kali mau menonton film. Entah kenapa kayaknya excited banget siap-siap mau nonton film itu. Norak banget kan?


Anyway, Skyfall ini termasuk film yang gue tunggu-tunggu dna gue merasa yakin kalau baru beredar di Jakarta sekitar bulan Desember. Tau-tau temen gue bilang sudah siap edar di pertengahan Oktober. Dan ternyata awal November film ini sudah nongol di Jakarta.
Jadilah hari Sabtu kemarin gue antri dari jam 12 siang untuk membeli tiket pukul 15.15 :) Loh, kenapa gak sekalian aja nonton jam 12-an? Biasa, sok sibuk. Gue sudha keburu janjian hang out dengan orang lain sehingga terpaksa janjian nonton diundur di jam 3. Yah, gak apa deh. Yang penting tiket udah dapat dan tinggal nonton.

Temen gue yang udah nonton mengatakan dia rada gak suka sama film ini karena tidak seheboh yang ia bayangkan. Jadi action-nya kurang deh secara pembukaannya udah seru banget. Okay, noted. Gue dan seorang teman tetap melaju untuk nonton di tengah keriuhan Jakarta Fashion Week di Plaza Senayan serta adanya pameran INDOCOMTECH di JCC. Asli macet banget.

Pas masuk ke dalam studio 4 Plaza Senayan, ya amplooop...AC-nya gak berfungsi kayaknya sehingga membuat kita berdua kepanasan. Kalau mau jujur, lebih dingin di lobby studio XXI daripada di dalam teater 4 itu. Ohya, nonton di Plaza Senayan ternyata masih bisa menggunakan Pay 1 get 2 tickets dgn BCA CC. Yay! Apa karena itu makanya jadi payah AC-nya? Curiga.com

Setelah nonton, menurut gue filmnya oke lah. Memang betul seperti yang dikatakan temen kalau action-nya gak terlalu banyak mendominasi. Sementara yang gue and temen nonton rada kecewa karena makin lama gadget-nya makin kurang ya. Mungkin pertanyaan fans ini sudah terlalu banyak disampaikan via media sosial akhirnya dijawab oleh tokoh Q baru dalam Skyfall,"What do you expect? An exploding pen? We don't make that anymore..." hahahaha... Masalahnya gadget itu khan sudah jadi bagian dalam film-film James Bond. Sama seperti pemakaian mobil Aston Martin, vodka martini, yang sejak Daniel Craig jadi pemerannya semua itu sepertinya lenyap. Tapi melihat penampilan muka sangar Daniel Craig memang sepertinya gak perlu gadget ya. Hahahha, suruh aja di berantem fisik terus kayaknya udah pas. Dan serahkan urusan teknologi tingkat tinggi pada orang-orang di belakang layar seperti Q (diperankan oleh Ben Wishaw) - yang penampilannya seperti anak baru lulus SMA sampai sempat di lepeh oleh James Bond.

Cerita dimulai dengan James Bond (Daniel Craig) bersama Moneypenny (Naomi Harris) memburu penjahat yang membawa flash disk berisi data-data agen rahasia. Tapi dalam pengejaran, James malah tertembak oleh Moneypenny dan sempat dikabarkan gugur. Kalau dia mati ya cerita kelar dong jadi diceritakan kantor MI6 di serang dan baliklah si 007 ini menemui bos-nya M (diperankan dengan keren oleh Judi Dench). Langsung di berikan tugas mencari siapa yang punya data-data para agen tersebut karena kayaknya dendam banget sama M. Tokoh baru yang ditampilkan; Mallory (si Voldemort Ralph Fiennes) sebenarnya tidak setuju Bond kembali bertugas. Karena secara sudah menghilang lama, belum lagi luka fisik dan kelelahan mental yang sepertinya menguras energi Bond membuatnya tidak layak tugas. Tapi toh tugas itu dilaksanakan dan Bond ketemu mantan agen MI6 Raoul Silva (yang diperankan dengan brilian oleh Javier Bardem).

Film dengan durasi 2,5 jam ini buat gue sih gak membosankan ya :) Sejak nonton James Bond versi Daniel Craig di Casino Royale gue udah nyadar kalau gak bisa mengharapkan full action  :) Tapi gue suka sih jalinan ceritanya apalagi melihat adu akting Javier Bardem dengan Judi Dench. Bener kata temen nonton gue, akting Daniel  Craig itu sampai rada kelibas oleh mereka berdua. Apalagi  tokoh Severine (diperankan oleh:Berenice Lim Marlohe (sorry kalau tulisannya salah) yang sebenarnya IMHO kalau gak ditongolin juga gak merusak cerita.(KEJAM) . Ohya, beneran jangan mengharapkan gadget berlebihan kecuali senjata yang hanya bisa dipake oleh Bond. Selebihnya, mobil klasik Aston Martin yang dihancurkan dengan sadis oleh anak buah Raoul (uhuk, mendingan buat gue). Malah senjata tua dan pisau juga didayagunakan kembali. Tapi bukankah memang begitu tugasnya agen rahasia yang mesti bisa bertindak walau dibatasin sama apapun?

Overall gue puas melihat Skyfall dan gak sabar menunggu serial 007 berikutnya :)

3 komentar:

  1. gua baru mau nonton sabtu besok nih.. sebenernya ga terlalu tertarik ma film2 action kaya gini sih, tapi berhubung sekalian hangout ma temen2, jadi ya sutra lah, hahaha :))

    BalasHapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box