Blog berisi curhatan si lajang

Jumat, 04 Januari 2019

Tips Mempertahankan Berat Badan Ideal bagi Anak-anak

Jumlah anak-anak yang mengalami obesitas terus meningkat selama dua dekade terakhir. Sebagai orang tua atau orang dewasa lainnya yang peduli, tentunya Anda ingin mengetahui langkah apa yang bisa kita ambil untuk mencegah obesitas pada anak-anak. Anak-anak dengan obesitas dapat diganggu dan diejek lebih dari rekan-rekan berat badan normal mereka. Mereka juga lebih mungkin menderita isolasi sosial, depresi, dan harga diri yang rendah. Efek dari ini bisa bertahan hingga dewasa. Anak-anak dengan obesitas beresiko lebih tinggi untuk memiliki kondisi kesehatan kronis dan penyakit lain, seperti asma, sleep apnea, masalah tulang dan sendi, dan diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 2 semakin sering dilaporkan di kalangan anak-anak yang kelebihan berat badan. Onset diabetes pada anak-anak dapat menyebabkan penyakit jantung dan gagal ginjal. Anak-anak dengan obesitas juga memiliki lebih banyak faktor resiko untuk penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi daripada rekan-rekan berat badan normal mereka. Anak-anak dengan obesitas lebih cenderung mengalami obesitas saat dewasa. Ini dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik dan mental seumur hidup. Gejala obesitas pada orang dewasa dikaitkan dengan resiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi, penyakit jantung, dan banyak jenis kanker. 


Berikut ini langkah untuk membantu anak Anda agar bisa menjaga berat badan yang sehat, yaitu:

1. Seimbangkan kalori yang dikonsumsi anak.
Menyeimbangkan kalori yang dikonsumsi anak dapat dimulai dari makanan dan minuman dengan kalori yang digunakan anak Anda melalui aktivitas fisik dan pertumbuhan normal. Ingat bahwa tujuan untuk anak-anak yang kelebihan berat badan adalah untuk mengurangi tingkat kenaikan berat badan sementara memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan normal. Anak-anak tidak harus ditempatkan pada diet penurunan berat badan tanpa konsultasi dari penyedia layanan kesehatan.

2. Dorong kebiasaan makan yang sehat.
Tidak ada rahasia besar untuk makan sehat. Untuk membantu anak-anak dan keluarga Anda mengembangkan kebiasaan makan yang sehat, lakukan langkah berikut:

Berikan banyak sayuran, buah-buahan, dan produk gandum.
Sertakan susu rendah lemak atau tidak berlemak atau produk susu.
Pilih daging tanpa lemak, unggas, ikan, lentil, dan kacang-kacangan untuk protein.
Sajikan porsi yang cukup besar.
Dorong keluarga Anda untuk minum banyak air.
Batasi minuman manis.
Batasi konsumsi gula dan lemak jenuh.

3. Carilah cara untuk membuat hidangan favorit lebih sehat.
Resep-resep yang dapat Anda persiapkan secara teratur, dan yang dinikmati keluarga Anda, hanya dengan beberapa perubahan dapat menjadi lebih sehat dan sama memuaskannya. Ingat bahwa perubahan kecil setiap hari dapat menghasilkan resep untuk sukses.

4. Hapus godaan kaya kalori.
Meskipun semuanya bisa dinikmati dalam jumlah sedang, mengurangi godaan kaya kalori dari makanan tinggi lemak dan tinggi gula, atau camilan asin juga dapat membantu anak-anak Anda mengembangkan kebiasaan makan yang sehat. Sebaliknya hanya biarkan anak-anak Anda memakannya kadang-kadang, sehingga mereka benar-benar akan diperlakukan.

Bagian lain dari keseimbangan kalori adalah untuk terlibat dalam sejumlah aktivitas fisik yang tepat dan menghindari terlalu banyak waktu yang tidak banyak bergerak. Selain menyenangkan bagi anak-anak, aktivitas fisik yang teratur memiliki banyak manfaat kesehatan. Anak-anak harus berpartisipasi dalam setidaknya 60 menit aktivitas fisik intensitas sedang hampir setiap hari dalam seminggu, sebaiknya setiap hari. Ingat bahwa anak-anak meniru orang dewasa. Mulai tambahkan aktivitas fisik ke rutinitas harian Anda dan dorong anak Anda untuk bergabung dengan Anda.

2 komentar:

  1. Keponakan aku obesitas Mbak. Kasihan banget kemarin pas sunat diejek sama perawatnya. Sungguh terlalu!

    BalasHapus
  2. Anakku kebetulan suka makan tapi dia tergolong anak aktif jadi geraknya banyak. Tapi memang sih, mungkin krn aku ngak suka gula trus makan juga yang banyak sayur, pola makan anak juga mengikuti.

    BalasHapus

FYI, all spam comments will be deleted.

Ria's Been Here

Ria Tumimomor’s Travel Map

Ria Tumimomor has been to: France, Germany, Indonesia, Italy, Netherlands, Singapore, South Korea, Switzerland.
Get your own travel map from Matador Network.

Flag Counter

Flag Counter