Senin, 05 Oktober 2015

Korea Festival 2015 - Lotte Shopping Avenue


Biar dikata sekarang saya sudah jarang banget nonton film Korea, tapiii begitu mendengar akan ada Festival Korea (dan gratis pulak!) di Lotte Shopping Avenue...langsung saya mau datang. Pake banget. Soalnya setelah saya melihat jadwal acara, ada dua performance yang ingin ditonton. Yaitu Jump dan Nanta. Jump tentang rumah yang dimasuki maling dan penghuni rumah itu adalah pendekar semua. Hahaha, apes banget tuh maling. Sementara kalau Nanta, tentang drama memasak dalam suatu restoran Intinya begitulah. Emang saya mengerti bahasa Korea? Ha! That's the thing. Kalau yang dari saya baca, pertunjukan ini mungkin mirip-mirip pantomin karena keterangannya keduanya adalah pertunjukan non-verbal. Jadi komunikasi dengan penonton dari atraksi yang mereka lakukan. 


Sampai di Lotte Shopping Avenue sudah siang dan wadawww, pengunjungnya sudah banyak banget. Saya malas banget dan akhirnya karena pertunjukan yang diincar masih lama, mulai deh melipir ke tempat lain. Jadi Festival Korea ini tidak hanya ada pada pertunjukan, tapiii juga makanan. Nah, yang penasaran banget sama jajanan ala Korea bisa beli langsung di sini. Tidak saya foto karena ramai pakai super. Menjelang sore, saya dan teman-teman akhirnya mencoba menonton dari 1 lantai di atas. Pertunjukan yang kami tonton saat itu adalah: Painters Hero


Ada empat cowok dengan kostum ala Charlie Chaplin, yang melukis dengan sesekali diiringi dance. Sepertinya hanya coretan-coretan tidak jelas. Eh, begitu digabung ternyata wajahnya mendiang Michael Jackson. Mereka juga menarik satu orang penonton yang sempat kami curigai adalah rekannya juga. Soalnya cowok itu muka-mukanya tidak Indonesia banget. Dan kok dia bisa mengikuti gaya dari personil Painters Hero tersebut. Seru juga penampilan mereka.






Setelah selesai, saya dan teman mencoba turun mendekati area panggung. Siapa tahu dari penonton yang sudah lama duduk akan tergerak memberikan tempat duduk. Hahaha, memang siapa saya? Dan akhirnya kami menonton penampilan "Jump" dengan berdiri. Tapi tidak sia-sia, karena penampilan mereka benar-benar menghibur banget. Sepertinya sih adegan rumah kemalingan tidak ada ya. Karena, kalau kata teman saya sih...panggung yang disediakan terlalu mini. Yang saya tangkap ceritanya dari penampilan mereka nih, kayaknya tentang perguruan bela diri. Ohya, mereka sesekali menyapa penonton dengan bahasa Indonesia loh! Ada dua "korban" penonton yang mereka tarik ke panggung untuk ikutan mengisi acara. 





Ketika pertunjukan Jump selesai, saya dan teman akhirnya nekat duduk di lantai dekat panggung. Eh, dasar rejeki. Baru saja kami duduk, tiba-tiba ada dua orang yang meninggalkan tempat duduknya. Wawawawaw.  Langsung dengan semangat saya mendorong temannya agar buruan duduk di kursi tersebut. Hehehhehe...  Pengisi acara (yang sorry to say suaranya membuat saya ngantuk) meminta penonton agar jangan duduk terlalu dekat dengan panggung. Kalau sampai ada pisau nyasar ke penonton dia tidak mau disalahkan... Okay deh...



Kalau menurut teman saya yang pernah menonton saat dia ke Korea, ada plot ceritanya. Kalau yang di sini, kurang lebih tentang kehebohan yang ada di dapur. Dan sesekali sang pemilik datang untuk mengecek apa yang tengah terjadi di sana. Sekali lagi ada dua penonton yang ditarik untuk meramaikan penampilan mereka. Temannya saya sudah mengacungkan jari, tapi ditolak dengan senyuman manis oleh seorang personil cewek. Perutnya boww, rata sekali... Bikin minder aja :) Mungkin dia tidak tega sama teman saya yang juga sudah ibu-ibu. Setelah acara usai, personilnya tidak keberatan untuk diminta foto bareng oleh beberapa penonton. 



Kesimpulan setelah menonton? Seru! Penonton dan juga para performer tidak saling mengetahui bahasa masing-masing. Tapi, toh kami yang menonton bisa merasa terhibur walau kalau disuruh cerita ulang, saya blebeb juga ya mau bilang apa. Itulah kelebihan dari Korea; kalau menurut saya sih. Mudah-mudahan kelak akan ada pertunjukan Indonesia yang keren seperti mereka. Anyway, saya sekarang jadi ketagihan dan akan bersiap menonton kalau sampai diadakan lagi di Indonesia. Daebak! 

Album foto ada di sini.

9 komentar:

  1. kalau gak salah pernah ada di Korea Festival salah satu acaranya performance taekwondo. Saya pengen dateng, tapi gak cocok aja sama waktunya. Mudah-mudahan kalau ada eventnya lagi bisa datang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga pengen liat yang Little Tokyo itu... Siapa tahu tahun depan bisa ketemuan ya ^_^

      Hapus
  2. Wuih acaranya meriah. Sayangnya di Malang belum ada. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Meriah banget dan memuaskan buat yg Korean lovers ^_^

      Hapus
  3. Di lotte shopping avenue ya, waduh dah lama bgr ga ngider ke sana, muaceddd..

    Hmmm klo melihat cerita (maksudnya membaca) cerita mb ria, kayaknya hebohnjuga ya, kok ada yg sampe maenan piso...itu yg drama asak masaknya atau yg kmalingan?

    Sebenerenya aku cukup pnasaran ama jajanan yg ga difoto itu hahahh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang drama kemalingan malah pake pedaaaang... Kl yg pakai pisau, itu yg drama masak ^_^... Yg soal jajanan, ada yang aku beli jadi nanti aja di postingan yg berbeda yaaaa *modus*

      Hapus
  4. kalau aku ke sini, mesti makanan2nya deh yg aku incer, mhuehehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihih, mestinya memang saya ngincer makanan... Tapi kemarin lg males krn datang sdh kesiangan

      Hapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box