Selasa, 11 Oktober 2011

Something new

Emang bener ya kalau belum kenal maka belum seneng sama sesuatu tempat atau sama seseorang.

Kemarin gue janjian sama temen di Central Park (yang kalau pada gak tau, itu loh mall baru sebelahnya Mall Taman Anggrek. Gak tau juga Mall Taman Anggrek? Kalau mau ke Untar atau Trisakti pasti lewat deh dua mall ini).

Gue asli sebenarnya paling males deh ke area ini. Karena pernah gue sekali iseng kesana dan ya amploppp, ini mall kok gede amat yak... Untuk mencari yang gue butuhkan aja mesti jalan jauuuh banget. Kayaknya lebih jauh dari rute yang biasa gue jalanin kalau sedang olahraga pagi. Nah, tadi adalah kedatangan gue yang kedua disana dan masih keblinger juga sama tempat itu. Tapi ketika gue iseng naik escalator untuk keluar dari Lower Ground, jreng... Gue menemukan hal yang menarik.



Udah lama gue dengar ada taman yang cantik di Central Park tapi karena gue selalu capek ngider disana maka tidak pernah tergerak untuk sekadar melihat. Eh, ini karena iseng gue mencari jalan taunya malah menemukan taman. Entah apa taman yang ini atau bukan, tapi kelihatannya sih oke lah buat difoto-foto. Apalagi pas gue membaca tulisan You Are Standing @ The Best Photo Spot. Hahaha, kebayang deh sama gue betapa rame-nya di sini kalau sedang weekend.



Tapi bukan ini sih yang mau gue omongin.

Harus gue akuin bahwa ketika sudah merasa nyaman akan sesuatu walaupun hal tersebut bisa membosankan, maka gue tidak akan melirik cara lain atau tempat lain atau hal lain. Soalnya, buat apa bikin susah diri sendiri dengan menempuh hal yang tidak gue ketahui? Apalagi kalau hanya bikin capek dan gondok karena muter-muter gak jelas. Tapi ketika dari hasil muter-muter gak keruan itu gue justru menemukan sesuatu yang menarik...wah, ternyata menyenangkan... Menemukan hal tidak terduga yang ternyata membuat hati senang... Kebayang khan kalau gue hanya mengikuti rute biasa atau malas mencari tahu karena khawatir malah jadi perjalanan yang sia-sia.

Kita gak pernah tau apa yang ada di ujung jalan dalam kehidupan ini. Entah itu sesuatu yang menyenangkan atau menyebalkan. Walau kita tahu akan hal ini, tetap saja ketika kita sudah merasa nyaman di suatu kondisi maka rasanya berat untuk melakukan perjalanan melalui hal yang baru. Menjalani hal yang berbeda dari yang biasa serta lebih melelahkan dari yang telah biasanya dilakukan...

Pilih gak maju-maju asal nyaman atau pilih tidak nyaman tapi mendapat kemajuan? Kenapa masih berat juga ya menghindari kenyamanan?



0 komentar:

Poskan Komentar

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box