
Thailand. Negara yang sebenarnya sudah cukup lama masuk dalam daftar negara yang ingin saya datangi. Kenapa? Ya, karena rasanya hampir semua orang pernah cerita soal Thailand. Ada yang cerita tentang makanannya, shopping-nya, pantainya, sampai Bangkok yang katanya ramai banget. Tapi kalau belum pernah ke sana, pertanyaannya pasti sama, mulai dari mana?
Jadi, kalau kalian juga sedang bingung dan baru pertama kali mau ke sana, saya coba bikin panduan wisata ke Thailand ini. Bukan karena saya paling ahli soal Thailand, ya. Justru ini lebih ke hal-hal yang menurut saya perlu dipikirkan sebelum berangkat. Karena biasanya urusan jalan-jalan itu kelihatannya gampang sampai akhirnya sudah booking tiket. Setelah itu baru mulai mikir, “Lah, nanti dari airport ke hotel bagaimana?” Hehehehe.
Panduan bagi pemula:
Thailand Mau ke Mana?
Ini pertanyaan pertama yang harus dijawab. Jangan sampai sudah semangat cari tiket ke Thailand, tetapi belum tahu mau mendarat di kota mana. Karena Thailand itu bukan cuma Bangkok. Kalau ini first trip dan waktunya terbatas, Bangkok menurut saya pilihan paling aman. Kotanya besar, pilihan hotel banyak, transportasi umum relatif membantu, dan tempat wisata juga banyak.
Ada Grand Palace, Wat Pho, Wat Arun, Chinatown, Siam, sampai berbagai pusat perbelanjaan. Jadi kalau kalian cuma punya waktu sekitar 4-5 hari, sebenarnya sudah cukup untuk membuat perjalanan yang lumayan. Kalau ingin suasana yang lebih santai, ada Chiang Mai. Kalau targetnya pantai-pantai cantik, bisa melihat Phuket atau Krabi.
Tinggal disesuaikan saja dengan tujuan perjalanan. Karena kalau cuma punya lima hari lalu ingin Bangkok, Chiang Mai, Phuket sekaligus… ya bisa saja. Tapi pertanyaannya, kapan jalan-jalannya? Sebagian waktu malah habis untuk pindah kota.
Kapan sebaiknya pergi ke Thailand? Ini Panduan Wisata untuk Kamu
Sebelum membeli tiket, saya biasanya akan melihat dulu perkiraan cuaca dan musimnya. Thailand punya cuaca yang cukup panas, terutama kalau kita datang dari Indonesia yang sebenarnya sama-sama negara tropis. Jadi, jangan merasa bahwa karena sama-sama di Asia Tenggara berarti pasti santai.
Panasnya tetap panas.
Kalau itinerary kalian banyak jalan kaki, ini perlu diperhatikan. Apalagi kalau dalam satu hari memasukkan beberapa tempat wisata sekaligus. Pagi sudah keliling, siang panas, sore jalan lagi. Malam masih mau shopping. Besoknya badan protes.
Jadi, selain melihat harga tiket dan hotel, cek juga kondisi cuaca pada periode keberangkatan. Dan jangan lupa siapkan pakaian yang nyaman. Untuk mengunjungi kuil, tentu saja perlu menyesuaikan pakaian dengan aturan tempatnya.
Persiapan Sebelum Berangkat
Nah, ini bagian yang sebenarnya paling basic dalam panduan wisata ke Thailand, tapi justru jangan sampai dilewatkan.
- Pertama, paspor. Pastikan masa berlakunya masih memenuhi persyaratan perjalanan.
- Kedua, cek aturan masuk Thailand terbaru sebelum berangkat. Jangan hanya membaca blog atau postingan orang yang pergi dua atau tiga tahun lalu. Aturan perjalanan bisa berubah.
- Ketiga, siapkan internet. Menurut saya, internet ini penting banget ketika traveling. Mau cari hotel. buka Google Maps, mencari restoran, cek rute transportasi, menerjemahkan tulisan Thailand, semuanya membutuhkan koneksi internet. Bisa menggunakan roaming, eSIM atau membeli SIM card lokal. Pilih yang paling nyaman saja.
- Keempat, uang. Mata uang Thailand adalah baht. Sebaiknya jangan sepenuhnya mengandalkan kartu atau pembayaran digital. Tetap bawa uang tunai secukupnya karena kita tidak pernah tahu kapan kita membutuhkan cash.
Dan jangan lupa informasikan perjalanan kepada keluarga. Bukan karena mau nakut-nakutin ya. Memang sebaiknya begitu kalau bepergian ke luar negeri.
Hotel Jangan Cuma Lihat Harga
Saya termasuk orang yang kalau cari hotel tidak cuma melihat harga. Lokasi penting. Sangat penting malah. Misalnya, di Bangkok, hotel yang dekat dengan BTS atau MRT menurut saya jauh lebih membantu dibandingkan hotel murah tetapi lokasinya jauh ke mana-mana. Apalagi kalau itinerary kalian padat. Jangan sampai pagi keluar hotel, naik kendaraan lama, macet, sampai tempat wisata sudah capek duluan.
Kalau bepergian dengan orang tua atau orang yang punya keterbatasan berjalan, pertimbangannya tentu lebih banyak lagi. Apakah ada lift? Apakah pintu masuk mudah diakses? Ada tangga atau tidak? Jarak dari kendaraan ke lobi berapa jauh?
Hal-hal seperti ini baru terasa penting ketika sudah sampai.
Transportasi di Bangkok
Untuk urusan transportasi, Bangkok sebenarnya cukup menarik. Ada BTS dan MRT yang bisa membantu menghindari kemacetan. Kalau tempat yang ingin didatangi dekat dengan stasiun, ya kenapa tidak menggunakan transportasi umum?
Tapi bukan berarti semua perjalanan harus naik BTS atau MRT. Kadang kalau bepergian bersama beberapa orang, menggunakan taksi online bisa lebih praktis. Apalagi kalau sudah malam, membawa belanjaan, atau tempat tujuan tidak terlalu dekat dengan stasiun.
Intinya, jangan terlalu fanatik dengan satu jenis transportasi. Lihat situasinya. Kalau murah dan mudah, naik transportasi umum. Kalau ternyata lebih praktis naik kendaraan online, ya naik saja. Kita sedang liburan, bukan sedang ikut ujian transportasi umum. Hehehe.
Tempat Wisata yang Bisa Dimasukkan ke Itinerary

Untuk first-timer ke Thailand, saya akan memasukkan beberapa tempat yang cukup populer. Grand Palace dan Wat Pho bisa menjadi pilihan. Kemudian lanjut ke Wat Arun. Setelah itu bisa menuju Chinatown.
Kalau suka shopping, bisa melipir ke kawasan Siam. Kalau ingin suasana berbeda, coba cari waktu untuk menikmati Bangkok pada malam hari. Salah satunya bisa ke Asiatique.
Tapi sekali lagi, jangan memasukkan terlalu banyak tempat dalam satu hari. Saya pernah melihat itinerary orang yang isinya seperti jadwal tentara. Jam 07.00 sudah harus di tempat A, jam 09.00 pindah ke B, jam 11.00 makan, jam 12.00 ke C, sore ke D. Capek membacanya.
Jalan-jalan itu seharusnya menyenangkan. Jadi berikan juga waktu untuk duduk, makan, melihat-lihat sekitar dan... tersesat sedikit. Tidak apa-apa.

Makanan Thailand, Jangan Sampai Lupa!
Lokasinya strategis, memudahkan keluarga menjangkau semua wahana Ancol tanpa harus keluar kawasan, ideal untuk staycation, gathering, atau liburan romantis.
Kalau ke Thailand lalu cuma makan di restoran fast food yang juga ada di Indonesia, rasanya agak sayang. Coba makanan lokal. Ada Pad Thai, Tom Yum, Mango Sticky Rice dan masih banyak lagi. Bagi yang suka makanan dengan rasa kuat, Thailand cukup menyenangkan. Tapi kalau tidak kuat pedas, hati-hati. Bilang less spicy atau not spicy kalau memang tidak mau kepedasan. Karena level pedas yang menurut mereka “biasa” belum tentu biasa menurut kita.
Dan tentu saja jangan lupa Thai tea. Saya rasa minuman ini sudah hampir menjadi salah satu oleh-oleh tidak resmi dari Thailand. Hehehe.
Contoh Itinerary 5 Hari
Kalau kalian masih bingung, saya coba buatkan itinerary yang tidak terlalu ambisius.
Hari pertama
Tiba di Bangkok, menuju hotel, check-in, kemudian jalan-jalan ringan di sekitar hotel. Tidak perlu memaksakan diri. Namanya juga hari pertama.
Hari kedua
Grand Palace, Wat Pho, Wat Arun, kemudian Chinatown. Bisa cukup banyak jalan kaki, jadi pakai sepatu yang nyaman.
Hari ketiga
Shopping atau jalan-jalan di kawasan Siam. Bisa juga mencari kuliner dan menikmati suasana kota.
Hari keempat
Kalau ingin melihat suasana di luar Bangkok, bisa mempertimbangkan perjalanan ke Ayutthaya. Atau ya... tetap di Bangkok juga tidak masalah. Jangan merasa liburan gagal kalau tidak keluar kota.
Hari kelima
Sarapan, beli oleh-oleh, check-out dan menuju airport. Selesai.
Tidak perlu itinerary sampai setiap menitnya harus terisi.
Tips Supaya Tidak Boncos
Nah, ini juga penting. Sebelum berangkat, tentukan budget. Pisahkan antara uang hotel, transportasi, makan, tiket tempat wisata dan shopping. Kalau semuanya dicampur dalam satu angka, biasanya kita merasa masih punya banyak uang. Tahu-tahu hari ketiga sudah mulai menghitung sisa baht.
Untuk hotel, jangan hanya membandingkan harga kamar. Hitung juga biaya transportasinya. Hotel yang sedikit lebih mahal tetapi dekat dengan transportasi umum kadang justru lebih hemat
.
Untuk makan juga tidak harus setiap hari makan di restoran mahal. Thailand punya banyak pilihan makanan dengan harga yang cukup beragam.
Dan satu lagi… Jangan kalap shopping di hari pertama. Ini bukan larangan, ya. Cuma mengingatkan. Karena koper kalian masih kosong pada hari pertama, tiba-tiba semua barang terlihat menarik. Hari terakhir baru sadar koper tidak muat. Saya sudah memperingatkan. Hehehe.
Hal Kecil yang Sering Dilupakan
Menurut saya, bagian ini juga cukup penting dalam panduan wisata ke Thailand. Bawa adaptor kalau perangkat yang dibawa membutuhkan jenis colokan tertentu. Power bank juga sebaiknya selalu ada, terutama kalau seharian berada di luar hotel.
Simpan alamat hotel dalam bentuk screenshot. Jadi, kalau internet bermasalah, kalian masih punya informasi lokasi. Dokumen perjalanan juga sebaiknya disimpan dalam bentuk digital dan fisik. Dan jangan lupa membawa obat pribadi yang biasa digunakan.
Hal-hal kecil seperti ini memang tidak menarik untuk dibicarakan sebelum traveling. Tapi ketika dibutuhkan dan tidak ada, baru terasa pentingnya.
Jadi, Thailand Cocok untuk First Trip?
Menurut saya, iya. Thailand cukup menarik untuk dijadikan salah satu pilihan perjalanan luar negeri pertama. Pilihan kotanya banyak, makanan beragam, tempat wisata juga banyak, dan kita tidak akan kehabisan hal untuk dilakukan.
Tapi sekali lagi, jangan merasa harus mengikuti semua itinerary yang ada di internet. Kalau kalian suka kuliner, fokus pada kuliner. Kalau suka shopping, ya shopping. Kalau suka museum dan tempat bersejarah, cari tempat yang sesuai. Kalau mau duduk di coffee shop seharian juga boleh.
Namanya liburan.
Jadi, sebenarnya membuat panduan wisata ke Thailand untuk diri sendiri itu tidak serumit yang dibayangkan. Yang penting, tentukan dulu mau ke kota mana, berapa lama, budget-nya berapa, dan apa yang ingin dilakukan. Setelah itu, baru cari hotel, susun itinerary dan urus kebutuhan perjalanan lainnya.
Dan please… jangan membuat itinerary yang terlalu padat. Kita bukan sedang mengejar setoran tempat wisata. Sisakan sedikit waktu untuk menikmati perjalanan. Karena sering kali justru hal-hal yang tidak direncanakan yang akhirnya paling diingat.
Nah, kalau semua sudah siap, tinggal cari penerbangan yang sesuai dengan jadwal perjalanan. Buat yang sedang mulai hunting, bisa cek pilihan tiket ke Thailand dan mulai menentukan tanggal keberangkatan.
Selamat jalan-jalan! Dan semoga nanti pulangnya tidak membawa koper yang beratnya melebihi batas bagasi. Hehehehe.






Colokan listrik di Thailand sama Indonesia sama atau beda sih?
BalasHapusWaktu di Singapura, Taiwan dan Hongkong jelas beda. Makanya punya yang tiga colokan itu
Apakah bisa dipakai di Thailand?
Memang ya gak seperti itu yg terlihat sepele jangan sampai abai. Liburan itu harus happy jadi usahakan jangan ada hal yg bikin tepuk jidat saat udah di sana
Emang Thailang itu punya wisata alam yang indah dan wisata budaya yang menarik juga, layak banget buat di kunjungi, terima kasih panduannya nih, buat referensi siapa tau kapan kapan bisa ke thailand.
BalasHapusyang menarik bagi saya itu Bangkok, karena disini kalo ada sesuatu yang besar, bagus dan unggul pasti belakangnya ada embel - embel bangkok, misalnya ayam bangkok, Jambu Bangkok, sekeren itu Bangkok hingga selalu disematkan kepada nama benda yang sifatnya unggul.
Saat berlibur ke suatu tempat hal-hal kecil dan sederhana seperti power bank dan adaptor memang sering terlupa. padahal fatal kalua misalnya kita posisi keluar dan kehabisan daya HP. Alih-alih bisa membuat kenang-kenangan menarik malah tidak bisa dokumentasikan momen karena lowbat. Memang perlu membuat list ya sepertinya sebelu memutuskan berlibur ke suatu tempat, termasuk list destinasi dan list belanjaan supaya tidak kalap.
BalasHapusAda sebenarnya hal unik di Thailand, kalau tidak salah, di sana jenis kelamin tidak cuma dua, ya, tetapi ada belasan yang diakui negara, hehe.
BalasHapusThailand ini memang termasuk destinasi wisata yang cukup bagus, sih, masih berada di kawasan Asia Tenggara, jadi lokasinya masih cukup terjangkau dari Indonesia, lah.
Tips-tips yang ada tidak hanya untuk berlibur di Thailand, tetapi secara umum, bisa berlaku, misalnya siapkan uang tunai, screenshot lokasi jangan sampai ada gangguan internet, pilih hotel yang dekat transportasi umum, dan lain sebagainya.
Banyak yang bilang kalau Thailand itu surganya buat belanja-belanji. Dalam benakku, kalau mau belanja, aku bakalan milih Thailand. Kalau soal tempat wisata, aku mah dengarnya Phuket doang. Hehehe...
BalasHapusThailand memang selalu menarik untuk dijelajahi, apalagi buat yang baru pertama kali ke sana. Menurut saya, panduan seperti ini penting banget karena bisa membantu kita mempersiapkan perjalanan dengan lebih matang, mulai dari menentukan destinasi sampai memperhitungkan anggaran. Jadi, bisa lebih menikmati perjalanan tanpa terlalu khawatir soal persiapan. Semoga suatu saat bisa ikut menjelajahi Thailand sebab akhir tahun ini ada Tomorrowland Thailand, jadi pengen betulan ke sanaaaa.
BalasHapusjadi kangen Thailand,seseru itu exploreThailand
BalasHapusaku dulu juga sering-sering browsing sebelum berangkat.Memastikan transportasi lokal yang akan dinaiki udah bener
Menurutku salah satu negara yang pas buat pemula selain Malaysia ya Thailand ini sih ya. Biasanya yang bikin ciut nyali itu urusan printilan administratif kayak paspor, aturan imigrasi terbaru, sampai bingung milih waktu pas buat berkunjung biar gak salah cuaca. Untung banget ada ulasan selengkap ini jadi sedikit banyak punya pencerahan harus mulai dari mana.
BalasHapusCatatan soal persiapan hotel sama estimasi bujet tunai juga ngebantu banget biar nanti gak salah langkah pas sampai bandara. Makasih banyak ya sharing panduannya yang super informatif ini, bener-bener nambah semangat buat nabung dan wujudin angan-angan jalan-jalan ke sana secepatnya
Setelah baca tulisan ini jadi makin semangat memasukan Thailand jadi salah satu negara untuk dikunjungi. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi. Aamiin.
BalasHapusKalau jalan-jalan malam sepertinya harus ekstra siaga, ya. Katanya banyak ladyboy di sana :)
Yang tentang shopping, saya sepakat sih, jangan sampai kalap, ya, apalagi sampai melebihi batas berat bagasi, bisa jadi tambah berabe pas mau pulang.
Internet udah jadi andelan banget ya kak kalau keluar negeri biar urusan makin sat set.
BalasHapusNah kepikiran soal bawa dana. Berarti bagusnya memang tersedia uang cash ya, ketimbang digital. Soalnya bisa jadi ga semua tempat bakalan cocok misalnya pembayaran pakai digital. Kan ga asik juga udah antre mau bayar, lah ternyata gagal bayar karena ga cocok scannya
Aku jadi penasaran gimana bentuk colokan di Thailand. Kukira karena sama-sama dari Asia, colokannya sama-sama setrip dua. Berbeda kah mbak?
BalasHapusNganu, daku pribadi pun ada kepikiran pengen nabung buat liburan ke Thailand. Tapi memang, in this economy.. kudu pinter-pinter atur budget dan waktu yha.
Penasaran cuma satu hal dari thailand : Balsem yang segede toples. hihihihi
Thailand ini emg surganya traveling. Mau gunung, pantai hingga hiburan malam dan belanja, semua komplit. Mana di sana tuh murah2 lagi belanjanya. Makanannya jg ga jauh dgn lidah orang Indo yang suka asam dan pedas.
BalasHapusAku udah 2x ke sana. Dan rasanya pengen ke sana lagi. Aku baru mengunjungi Bangkok-Chiangmai buat urusan kantor. Kebetulan kantor lagi buka rute penerbangan ke sana.
Yang kedua menang lomba blog. Hadiahnya terbang ke Bangkok-Hat Yai. Suasana beda, pengalamannya beda. Unik sih di sana tuh.
Nah yang belum aku explore tuh ke Thailand Selatan. Kyk ke Phuket dan suasana muslim di sana. Pgn ke rumah Jirayut jg. Wkwk
IYaa bener banget mbak,,,Thailand itu surga buat para pelancong yang mau liburan. Kulinernya ajiib banyak pilihan , enak dan murah murah. Sat syaa ke Thailand lebih tepatnya ke Bangkok saya selain naik MRT dan BTS juga nyobain naik tuktuk dan bis,,,seru juga ternyata. Terus eksplore kawasan Pratunam,,,mantep disana pasar malamnya,,,, seruuu,,,,Jangan lupa naik kapal wisata menyusuri Sungai Chao Phraya,,,waah memorable banget deh
BalasHapusDulu awal kali ke Thailand itu bareng Universitas kan ada tugas dari kampus dan tipsnya sangat berguna karena akan membantu perjalanan di sana terutama soal pemilihan lokasi hotel yang harus strategissupaya kemana-mana lebih nyaman dan juga mudah
BalasHapusLengkap banget panduannya mbak, sampai ada itinerary juga :D
BalasHapusKebetulan aku belum pernah ke Thailand tapi suami udah beberapa kali karena ada training tahunan ke sana. Lagi nabung2 juga semoga ada rezeki ke sana aamiin :D
Thailand ini memang lagi trend banget sebagai jujugan wisatawan Indonesia ya, karena budayanya menarik, orang2nya cukup ramah juga sama muslim, jadi nggak susah menemukan makanan halal di sana.
Rasa makanannya pun juga lumayan cocok sama lidah Indonesia.
Soal transportasi setuju, misal waktunya mefet tapi pengen banyak area yang dikunjungi kita nggak naik transum gpp, bisa naik taksi/ taksol, apalagi kalau bepergian ramai2. Mayan hemat uang, waktu, juga tenaga.
Kebutuhan inet penting banget yaa, kalau nggak pakai esim bisa juga bawa modem sendiri. Soal colokan juga perlu dicek2 terutama ke pihak hotel supaya bisa nyaman kalau mau ngecharge2.
Menarik juga ya Thailand ini. Aku belum pernah ke Thailand, tapi cerita cerita tentang Thailand sudah sering aku dengar dari bestie ku. Aku punya bestie yang sudah lama tinggal di Thailand
BalasHapusSaya belum pernah ke Thailand tapi lebih pengin ke Phuket atau Krabi daripada Bangkok. Entah deh belum pernah cari informasinya hahaha...
BalasHapusTapi Bangkok juga menarik ya.
Bener sih, kalau liburan, apalagi bawa anak jadwalnya jangan terlalu padat. Malah nggak bisa menikmati suasana.
Panduan lengkap gini berguna banget sih Mba buat yang baru pertama kali mau ke Thailand… Soalnya selain menentukan destinasi, urusan transportasi, mata uang, sampai kebiasaan lokal juga perlu dipahami ya biar nggak bingung pas sudah sampai di sana. Jadi bisa lebih siap menyusun itin dan memperkirakan budget sebelum berangkat
BalasHapus