Senin, 23 April 2018

Voucher FAVE via TOKOPEDIA


Beberapa bulan lalu, tepatnya tanggal 06 February 2018 saya memperoleh cashback dari Tokopedia setelah belanja dong. Dan apa gunanya cashback kalau tidak untuk dibelanjakan lagi? Saya tertarik untuk membeli voucher FAVE untuk dine in di PAUL yang lokasinya di Kota Kasablanka. Saya ingin membawa mama ke sanA saat ulangtahunnya bulan April nanti. Kebetulan saya lihat tanggal berakhirnya masa voucher tersebut tanggal 27 April 2018. Oke fix, saya pun melakukan pembayaran dan tadaaa... dapat deh link untuk menggunakan voucher tersebut. 




Bulan demi bulan berlalu dan akhirnya saya pun membawa mama ke Paul di mall Kota Kasablanka pada tanggal 21 April 2018. Kami menikmati suasana di sana dan tidak memesan banyak-banyak karena mama tengah naik kadar gula darahnya. Ya, waktu saya beli voucher kan mana kepikiran mama bisa kambuh lagi diabetesnya. Tapi dia tidak keberatan menikmati minum teh di Paul sambil melihat-lihat kue yang ada di sana. Nah, masalah muncul ketika saya hendak membayar dengan menggunakan voucher tersebut. 




Link yang diberikan via email tersebut hanya bisa digunakan saat sudah berada dalam Paul KOTA KASABLANKA dan saya pun memberikan handphone pada waitress untuk proses pembayaran. Lalu dia kembali dan mengatakan kalau voucher tidak bisa karena sudah dibatalkan. Kalau sudah begini, saya harus menghubungi pihak FAVE. 

Jadi saya mencoba menghubungi FAVE via chat pada aplikasi, dan ketika sedang chat eh pihak PAUL memberikan kue sebagai hadiah ulang tahun pada mama. Wah, buyar deh konsentrasi saya saat ke chat dan saya pikir, ah ya sudahlah... bayar saja deh tidak usah menggunakan voucher. 


Tapi dasar iseng, saya coba lagi bertanya pada pihak FAVE sesaat setelah keluar dari restoran PAUL. Dan sama seperti jawaban CS sebelumnya, saya diminta untuk mencoba lagi sembari tetap melakukan komunikasi dengan mereka. Jadi sembari melakukan proses redeem saya harus berada di dalam restoran. Okay, saya pikir mungkin bisa saja mailfunction yah dalam system dan akhirnya saya kembali lagi ke PAUL dan melakukan pembelian. Karena voucher hanya berlaku untuk dine in,  mereka (yang masih ingat saya baru saja keluar dari sana dengan ibu saya yang ultah) meminta saya untuk duduk dulu sembari memesan minuman. Lalu saya hubungi lagi pihak FAVE via chat dan yang bertugas sudah ganti orang lagi. Jadi tiga kali saya chat dengan pihak FAVE, dengan tiga orang CS yang berbeda dan harus menerangkan lagi untuk ketiga kalinya.


chat dengan pihak FAVE


Mereka meminta link voucher dan saya sampaikan bahwa voucher masih tidak bisa digunakan. Pihak FAVE meminta saya untuk menanyakan pada staff di restauran PAUL apakah mereka keberatan untuk menerima kode booking langsung dari pihak FAVE. Pihak dari restauran PAUL menyatakan tidak keberatan, saya sampai foto lokasi restoran dan mengirimnya pada FAVE agar kelihatan saya masih di sana. Sudah bisa ditebak, saya juga sudah mulai kesal dan meminta agar pihak FAVE segera mengirimkan kode untuk proses pembayaran.


Chat dengan pihak FAVE via apps


But you know what? Menurut pihak FAVE voucher saya tidak bisa digunakan karena telah dibatalkan oleh pihak Tokopedia. Dan karena merasa kesalahan bukan pada pihak mereka, pihak FAVE langsung menyudahi chat dan menyuruh saya menanyakan pada TOKOPEDIA.

Sooooo, kembali saya harus membayar sendiri pembelian tersebut. Pihak restauran Paul saja sampai gimanaaa gitu melihat usaha saya dengan voucher tersebut. 

Komplain ke TOKOPEDIA Sabtu 21 April 17.53


Sesampainya di rumah, saya mengirim email kepada pihak Tokopedia. Dan kalian tahu berapa jam yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah ini? LAMA. 






Penyelesaiannya pun hanya berupa link baru untuk digunakan di restauran PAUL. Besoknya hari Minggu saya mencoba via chat di Facebook menghubungi pihak Tokopedia untuk meminta dana dikembalikan. Dan seperti yang saya duga, mereka menolak dan meminta saya untuk menggunakan saja link voucher tersebut.




Begitu aja.

Setelah saya dipermalukan di restoran Paul, lalu ribetnya proses oleh pihak FAVE untuk check apakah voucher bisa digunakan atau tidak dan setelah makan waktu lama pihak Tokopedia dengan entengnya hanya memberikan link baru untuk saya gunakan kembali. Jadi saya harus melalui proses yang sama lagi, beli lagi, dan berharap-harap cemas agar voucher bisa digunakan. NO WAY ...


Bagi teman-teman seandainya mengalami masalah yang sama, maka:

1. Sebaiknya langsung dituntaskan saat masih berada di restoran. Jika sedari awal saya menuntaskan masalah ini tentunya saya tidak perlu chat panjang lebar dengan tiga orang yang berbeda dan masih gak berhasil juga. 

2. Langsung screenshot semua chat kalian dengan CS FAVE karena akan langsung hilang keesokan harinya. Jadi kalian tidak akan punya bukti. Saya hanya sempat screenshot percakapan terakhir dengan pihak FAVE untuk bukti klaim ke Tokopedia.

3. Siap-siap tidak mendapat pengembalian dana dan hanya mendapatkan link voucher baru. Mau marah sampai capek jawaban mereka akan tetap sama saja. 


Moral of the story, kalau mau merayakan ultah orangtua jangan beli voucher untuk menghemat. Seriously. Pastinya saya kapok beli voucher FAVE di TOKOPEDIA. 

16 komentar:

  1. Kirain kemarin statusnya tentang L... Ternyata Tokopedia. Aduh, ga bisa bayangin malunya mbak he he.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banget!!! sampai dua kali dicoba mbak, gimana gak esmosi saya

      Hapus
  2. Aku enggak pernah pakai voucher, trauma enggak bisa dipakai kayak dulu waktu pake Sodexo. Ada 250k yang enggak bisa dipake. 😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya kl voucher dalam bentuk fisik, saya gak pernah dpt masalah. Tp karena ini harus di swipe di outlet dan masalahnya baru ketauan saat pembelanjaan ya jadi masalah pake banget

      Hapus
  3. Wah kok gitu ya... selama ini kalau dapat tokocash tokped buat beli barang aja sama bayar bayar...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, tapi saya kapok melakukan transaksi apapun di dua situs tersebut. Gak friendly, gak helpful, gak useful. GAK BAKALAN saya mau ada hubungan apapun sama mereka termasuk situs L.

      Hapus
  4. Walaaah padahal ini tempat belanja fave gw, baru rencana mau coba beli voucher makanan-nya, kan kalo weekend mrk suka kasih diskon gitu. Nggak jadi deh... kalo caranya ga simpatik gitu. Harusnya karena kengacoan dari mereka kasih kompensasi 2x harga voucher itu baru bener. Sama kayak kalo booking hotel lalu ternyata kelas yg udh dibayar penuh lalu kita malah di kasih kamar yg vip gitu, kan nyenengin. Namanya juga pelayanan ya.. kalo org suka beli lagi. Kalo udh beli malah dirugikan ya gila aja klo mau beli ulang or mau rekomendasikan k org lain -_- ngeselin.

    ~G

    BalasHapus
    Balasan
    1. Voucher makanan? Ati2 aja deh, jgn sampai kejadian kyk gue. Malu booo sama pegawai di sana. Udah bikin repot, ngabisin waktu, ngabisin energi, terus gue harus mengulang proses yg sama dari awal... dia kira jarak dari rumah gue ke KoKas itu cuman beberapa meter?! Mendingan biarin deh angus

      Hapus
    2. Iyes, ga jadi dah.. kalo sampe kejadian bakal blacklist lagi toped

      Hapus
    3. beli yg lain masih mendingan daripada beli voucher. penanganannya juga lama

      Hapus
  5. Utk voucher, aku memang ga prmh beli dr tokped. Males aja, agak diragukan soalnya. Lbh suka dari tempat lain yg udh terbukti terpercaya :D. Kalo tokped aku msh mau blnja barangnya. Tp kalo L, ogah hahahahah. . Sekali ga bisa dipercaya, sampe kapanpun udh males :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tambah banyak nih situs yang aku blacklist dan kalau sampai dapat tawaran article placement promosi tiga situs itu, aku OGAH... asli bete banget

      Hapus
  6. L itu laz**a yah??? Weleeeh... baru aja mo pesen mijello di sana, harganya lumayan murah dibanding di tempat lain... ga jd deh... wkwkwk dulu sering sih tp waktu kemudian tau mrk bener2 mihilnya bbrp kali lipat yg lain, jd sakit hati. Belakangan ini browsing cari2 eh kok ada yg lebih murah dr tempat2 lain..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hiii, jangan... jarang dapat yang beres kl beli di situs yg satu itu. Gak ngerti koleksi penjualnya banyak yg payah. Dulu gue beli pas momen diskon. gak taunya barang yg datang ya memang udah sepantasnya harga segitu, gak perlu dibilang ada diskon... Pokoknya bikin bete

      Hapus
  7. sabar mba semoga diganti dengan rezeki yg berlimpah dan mama sehat selalu aamiin 🙏🏻

    BalasHapus
  8. Nggak berani beli voucher kalau nggak ada fisiknya :D tiket pesawat dll aja aku bela-belain print dulu mbak.. hihi sabar ya mbak, semoga segera dapat gantinya.

    BalasHapus

Ria's Been Here

Ria Tumimomor’s Travel Map

Ria Tumimomor has been to: France, Germany, Indonesia, Italy, Netherlands, Singapore, South Korea, Switzerland.
Get your own travel map from Matador Network.

Flag Counter

Flag Counter