Jumat, 10 Januari 2014

The Famous Paul



Tiga tahun lalu ketika berkesempatan ke Perancis, seorang teman memberi rekomendasi untuk mencoba minuman coklat panas di PAUL. Katanya enak sekali dan namanya coklat, maka saya memang langsung mencicipi. Terbukti enak sampai khusus beli yang didalam kemasan untuk dibawa pulang.




Dan di tahun 2013 seorang teman yang lain memberi informasi kalau PAUL akan dibuka di Pacific Place. Wah, langsung air liur menetes mengingat rasa susu coklatnya. Tapi, ketika akhirnya dibuka saya mendapat informasi kalau TIDAK ADA HOT CHOCOLATE yang sudah diidam-idamkan itu. Damn. Tapi karena seeing is believing maka pas tanggal 3 Januari 2014 kemarin, saya mengunjungi PAUL.



Terletak di lobby selatan Pacific Place, Paul yang kalau di tempat asalnya itu adalah kedai roti biasa tapi disini mendadak jadi terkesan tempat makan mewah banget. Duduk aja pake seating segala dan ternyata memang pengunjung terus menerus datang berganti-ganti. Saya lalu nekat mencoba pesan hot chocolate yang langsung dikatakan tidak ada. Yang ada juice, air mineral, cokes dan kopi. Sedih deh. Akhirnya pesan cappuccino dengan hazelnut. TERNYATAAA hazelnutnya tidak ada. Dua kali yang dipesan tidak ada cukup membuyarkan konsentrasi. Akhirnya pesan dengan caramel. Untung tersedia, kalau sampai tidak ada lagi asli bingung deh.



Lalu teman saya datang dan memesan watermelon juice  serta ice cream. And guess what? Ice creamnya tidak ada juga. Karena kami berdua sudah malas keluar untuk mencari tempat lain, akhirnya pesan pastry seperti Gourmandise, viennoise chocolat dan croissant chocolate lalu 1 gelas cappuccino lagi. Lalu diakhiri dengan….coca cola. Hahahha, gak nyambung. Tapi karena sudah malas berdiri ya begitulah.  Sekedar informasi nih, kalau gak salah pastry tidak dihidangkan antara jam 11 pagi sampai jam 2 siang. Karena saat itu kami masuk sudah jam 2.30 sore jadi bisa deh pesan pastry-nya yang memang enak itu.

Kok tidak memesan main course? Soalnya mahal banget dan memang bukan itu sih yang diincer. Tempatnya terlalu sempit sehingga begitu pengunjung memadati ruangan di PAUL langsung berisik. Sampai susah mau mengobrol. Wifinya payaah (saya kan wifi hunter) yang mungkin dikarenakan dipakai oleh semua pengunjung. Terus terang aja kecewa karena yang diincer malah tidak ada. Dan kayaknya tidak bakal kesitu lagi sebelum hot chocolatenya tersedia deh. 


0 komentar:

Poskan Komentar

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box