Selasa, 30 Januari 2018

Mengenal Cara RAPP Riau Memproduksi PaperOne

image source: APRIL
           RAPP Riau dikenal sebagai unit operasional bagian dari APRIL Group. Mereka adalah salah satu produsen pulp dan kertas terbesar di dunia dengan beragam produk berkualitas. Satu yang terdepan adalah PaperOneTM yang dikenal di berbagai belahan dunia.
            PaperOneTM merupakan merek kertas premium yang diproduksi oleh Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP). Produk ini sudah menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Pasalnya, keberadaannya mudah ditemui di seluruh penjuru dunia.
            Lihat saja, sampai saat ini, PaperOneTM sudah dijual di lebih dari 70 negara. Kesuksesan itu dapat diraih berkat kualitas tinggi yang ada dalam kertasnya. Produk buatan PT RAPP ini dikenal bersih dengan warna putih yang cerah. Selain itu, kertasnya tebal sehingga sangat cocok digunakan untuk mencetak. Hasil cetakan akan terlihat jelas dan tinta tidak akan luntur ketika dicetak di atas permukaan PaperOneTM.


            Selain itu, PaperOneTM juga fleksibel dipakai untuk keperluan apa pun. Untuk menulis maupun melakukan proses fotokopi, kertas ini tetap dirasa memuaskan.
            Kemampuan itu didapat berkat penerapan teknologi tinggi dalam proses pembuatan PaperOneTM. RAPP Riau menggunakan ProDigi HD Print Technology ketika memproduksi PaperOneTM. Hasil inovasi RAPP  berdasar pengalaman panjang dalam membuat pulp dan kertas ini menjadi jaminan kualitas PaperOneTM.
            Saat ini sudah banyak yang menikmati kualitas PaperOneTM. Namun, belum tentu semua tahu bagaimana proses pembuatannya. Padahal jika mengetahui prosesnya akan semakin menyadarkan betapa berkualitasnya merek kertas premium hasil produksi Riau Andalan Pulp & Paper ini.
            Secara umum, pembuatan PaperOneTM dibagi menjadi tiga tahapan utama. Pertama adalah fase pulping yang kemudian dilanjutkan dengan tahapan paper making dan diakhiri dengan finishing.
Berikut ini adalah perincian ketiga proses tersebut.

PULPING

image source: APRIL

Pulping merupakan tahapan pertama dalam pembuatan PaperOneTM. Di fase ini PT RAPP memproses bahan mentah untuk dipersiapkan menuju fase berikunya untuk membuat kertas.
            Bahan dasar pulp dan kertas adalah kayu. Untuk mendapatkannya, RAPP menggunakan kayu dari pohon akasia dan eukaliptus. Mereka memperolehnya setelah melakukan menanam, merawat, dan memanennya di perkebunan sendiri.
            Dalam fase pulping, kayu mulai diproses untuk menjadi bubur kertas. Tahapannya dimulai dari pemotongan, pengolahan, hingga akhirnya pembersihan.

1.  Debarking & Chipping
Ini adalah proses pertama dalam fase pulping. Kayu pohon akasia dan eukaliptus dipanen. Pohon ditebang dan dibawa ke area pabrik.
Di sana batangan kayu akasia atau eukaliptus mulai dibersihkan. Kulitnya dilepas karena tidak dapat digunakan dalam proses pembuatan pulp. Untuk melepas kulit kayu, RAPP menggunakan alat khusus serta memanfaatkan tekanan air. Proses diulang secara terus-menerus sampai batang kayu benar-benar bersih dari kotoran maupun kulit kayu.
Sesudah dipastikan bersih, batang kayu kemudian dicacah menjadi serpihan-serpihan kecil. Setelah ini, proses berikutnya dilanjutkan.

2.  Chemical & Mechanical Pulping
Fase ini merupakan tahapan kedua dalam proses pulping. Serpihan-serpihan kayu dimasak untuk menghilangkan lignin dalam batang kayu. Lignin merupakan salah satu zat penyusun tumbuhan yang tidak berguna dalam pembuatan bubur kertas sehingga perlu dibuang.
Dalam pelaksanaan, RAPP memanfaatkan zat kimia khusus yang aman untuk lingkungan. Zat tersebut ditambahkan dan serpihan kayu dimasak ke dalam tungku khusus pembuat pulp.
Proses ini menghasilkan limbah yang disebut lindi hitam. Namun, RAPP Riau secara jeli mampu memanfaatkannya sebagai sumber energi terbarukan. Mereka bisa mengolahnya menjadi bahan bakar bio yang dipakai untuk operasional perusahaan. Bahkan, berkat ini, PT RAPP mampu menyuplai listrik untuk masyarakat di sekitarnya.

3.  Cleaning
Bubur kertas sudah terbentuk sesudah proses chemical & mechanical pulping. Namun, pulp masih perlu diproses lagi sebelum bisa menjadi bahan dasar kertas.
Dalam fase cleaning, pulp dipadatkan kemudian dijadikan dalam bentuk lembaran. Agar bisa menjadi kertas, lembaran pulp itu ditekan untuk menghilangkan air dan bentuknya berubah menjadi lembaran-lembaran tipis.
Di fase ini, proses Elemental Chlorine Free (ECF) dilakukan. Tujuannya untuk menghilangkan sisa-sisa lignin yang masih mungkin ada. Selain itu, proses ini berguna untuk mengubah warna kertas menjadi putih.


PAPER MAKING
Image source: APRIL
Inilah fase besar kedua yang dilakukan oleh RAPP Riau dalam memproduksi PaperOneTM. Dalam tahap paper making, sebagian pulp yang dihasilkan mulai memasuki proses berikutnya untuk menjadi kertas.
            Ada empat tahapan dalam proses paper making. Semua perlu dilakukan sebelum memasuki proses finishing sebagai tahap akhir pembuatan PaperOneTM.

1.  Head Box
Dalam proses ini, pulp dimasukkan ke dalam alat yang disebut head box. Di sana pulp disemprot campuran air dan fiber oleh head box di atas mesin yang terus bergerak.
Gerakan mesin yang terus menerus itu cukup cepat. Putarannya tak kurang dari 90 kilometer per jam.

2.  Wire Section
Proses pembuatan berikutnya dinamai Wire Section. RAPP Riau berusaha menghilangkan air yang tersisa di dalam fiber dalam proses ini.
Dalam wire section pula bentuk dasar kertas mulai terbentuk. Pulp yang berbentuk lembaran tebal mulai berubah menjadi bentuk kertas yang merupakan lembaran-lembaran.
Oleh karena itu, wire section memiliki julukan khusus. Proses ini sering disebut sebagai sheet formation.

3.  Press Section
Kertas mulai terbentuk, namun proses berikutnya masih perlu dilakukan. Kertas kemudian memasuki press section.
Di sini kertas ditekan kuat-kuat dengan alat khusus. Tujuannya untuk menghilangkan kandungan air di dalamnya. RAPP berusaha membuang kandungan air hingga 50 persen.

4.  Drying
Proses pengeringan akhirnya dilakukan. PT RAPP menggunakan sebuah alat berbentuk silider yang dipanaskan untuk membuat kertas kering. Suhu yang digunakan dalam proses drying ini amat panas. Suhunya bisa mencapai 100 derajat celcius.
Namun, dalam proses ini, proses tidak benar-benar sama. Pengeringan dilakukan dalam waktu atau kadar berbeda-beda sesuai dengan spesifikasi kertas yang diinginkan.


FINISHING

Image source: APRIL

Inilah fase terakhir dalam pembuatan PaperOneTM. RAPP Riau masih mengolah kertas yang sudah jadi dengan memotong serta mengemasnya sedemikian rupa sesuai jenis produk.

1.  Converting
Saat ini, kertas sudah terbentuk. Namun, bentuknya masih berupa gulungan dengan ukuran yang lebar dan panjang. Agar bisa dimanfaatkan banyak orang, kertas perlu dipotong-potong sesuai standar ukuran kertas umum.
Riau Andalan Pulp & Paper kemudian memasukkan gulungan kertas tersebut ke sebuah mesin pemotong khusus. Di sana kertas bisa dipotong sesuai kebutuhan.

2.  Finishing & Packaging
Ini adalah fase terakhir dalam proses pembuatan PaperOneTM. Kertas yang sudah dipotong sesuai ukuran yang dikehendaki kemudian dikemas. Kertas dimasukkan ke dalam kemasan yang sesuai dengan jenisnya masing-masing.
Sesudah ini kertas akhirnya bisa didistribusikan kepada konsumen. Akhirnya konsumen bisa memanfaatkan PaperOneTM untuk segala keperluan yang dikehendaki.

            Tenyata proses pembuatan PaperOneTM cukup panjang. Tidak disangka merek kertas premium dari Riau Andalan Pulp & Paper ini mesti menjalani tahapan-tahapan tertentu sebelum bisa sampai ke tangan konsumen. Akan tetapi, proses itu bisa membuat kualitas PaperOneTM terus terjaga. Tak mengherankan banyak pihak yang memilih menggunakan produk buatan PT RAPP ini.

3 komentar:

  1. PaperOne kualitas kertasnya bagus. Di rumah juga saya pakai ini kertasnya

    BalasHapus
  2. Interesting process! Kita pakai ini di kantor dan di rumah ..

    BalasHapus
  3. Keren memang kertasnya, saya juga sering pake one paper..

    BalasHapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

My Blog On Your Phone

My Blog On Your Phone
Download RiaTheChocolicious di PlayStore

Flag Counter

Flag Counter