Jumat, 25 Agustus 2017

Yamatoten Abura Soba - A Review

Yamatoten Abura Soba

Akhirnya kesampaian juga mencoba soba di tempat yang satu ini di Grand Indonesia. Penasaran saja karena baca review makanannya enak. Pas bareng sama mama saya, jadi sekalian deh mampir di sini. Kalau bareng mama saya kan pesen makannya bisa lebih dari satu. Jadi bisa sekalian mencicipi dua atau tiga makanan yang berbeda. Dan biasanya saya yang bertugas menghabiskan kalau dia sudah merasa kenyang (jadi ini toh tujuan utamanya).


Kalau kalian menebak bahwa alasan lain saya ke sini karena menyajikan babi dalam makanannya, maka anda benar sekali. Jadi ya tidak heran kalau makanannya saya pesan dengan daging babi semua.


Soft Broiled Pork
Soft Broiled Pork
Sebenarnya ketika makanan ini disajikan di meja saya agak tertegun. Karena kesan yang saya dapatkan dari fotonya, irisannya tebal-tebal loh. Tapi memang jangan judge the thing just from the size. Rasanya gurih dan saya tidak perlu menambahkan apa-apa lagi untuk menikmatinya.



Teh panas dan dingin
Teh panas dan dingin
Saya justru pesan yang panas dan mama yang dingin. TERBALIK. Dua-duanya bisa isi ulang.


Shigure Abura Soba

Shigure Abura Soba
Ini favorit saya banget... padahal dipesankan untuk mama saya.... Hahahaha... Tidak terlalu berminyak, potongan daging babinya duoooong lihat... Sampai menutupi soba :) Rasanya gurih dan porsinya lumayan pas di perut.



Tan Tan Abura Soba

Tan Tan Abura Soba
Menu baru di restoran ini dan langsung saja deh saya pesan yang pedas. Padahal mestinya jangan, agar mama juga bisa merasakan yang satu ini. Sepertinya dia bakal lebih suka yang ini karena lebih berminyak. Taburan daging babinya ada bumbunya dan jeruk diperas untuk kemudian diaduk-aduk sebelum dimakan. Saya suka tapi sepertinya cabenya kebanyakan ya. Jadi buat yang tidak suka pedas ya jangan coba-coba pakai sambal deh. 



Kesimpulannya? Saya suka makan di sini, waitress ramah banget kepada pengunjung. Saya lupa cek apakah ada wifi atau tidak karena memang tempat makan satu ini juga bukan untuk berlama-lama. Lokasi terlampir di peta berikut : 


4 komentar:

  1. waaah,,,enakan mana sama mi ayam mbak ? qiqiqiqi... disini adanya mi ayam,mungkin di kota ada tapi aku belum pernah cari sih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. mie ayam instant maksudnya? :))))) wkwkwkwkwk, beda sensasinya

      Hapus
  2. Jiaaah aku ga bisa nyoba berarti :D. Pas di jepang kmrn, nyobain soba, dan jujurnya walopun blm bisa jd favorit, tp setidaknya aku lbh milih soba drpd udon :D tp sempet jg nyobain soba dingin, kok ya rasanya aneh :D. Mungkin krn aku biasa makan mie ya hrs panas :D. Soba dingin sbnrnya utk hidangan summer sih, tp kmrn itu resto yg kita datangin ttp jual walopun lg winter

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak... kita terbiasa makan panas dan banjir kuah. padahal katanya kebanyakan kuah itu yg bikin hilang rasa enaknya :)))))

      Hapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

My Blog On Your Phone

My Blog On Your Phone
Download RiaTheChocolicious di PlayStore

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Flag Counter

Flag Counter