Rabu, 12 April 2017

I #CANTSMILEWITHOUTYOU MAMA

Susah Senyum karena Sariawan

Sebagai lajang yang tinggal sama orangtua, salah satu cara untuk menyenangkan mereka antara lain  membawa mereka untuk keluar sekedar hang out di akhir pekan. Dulu ketika almarhum papa masih ada, kami bertiga juga sering makan bareng. Dan tahun ini, menjelang ulang tahun mama saya ingin mengajaknya makan di luar. Yah, kami semua memang doyan makan walau tentu dengan selera masing-masing. Almarhum papa saya suka steak di tempat makan favoritnya, mama saya suka makanan Cina dan apa saja yang pedas sementara saya asal enak masuk deh ke mulut. Dan tahun ini menjadi acara makan kami berdua untuk merayakan ulang tahunnya, tanpa kehadiran papa. 


Tapi acara makan ini bisa buyar kalau salah satu dari kami sedang sariawan. Saya yang masih punya napsu makan besar saja kalau sudah sariawan, hadeh... Pernah lho, saya mengalami sariawan yang karena didiamkan saja dengan harapan akan sembuh sendiri eh malah tambah bengkak. Akibatnya melihat makanan saja saya sudah nyeri duluan, boro-boro mau makan banyak. Sementara mama saya yang dikarenakan usia lanjut terkadang mengalami penurunan daya tahan tubuh. Plus saya curiga juga sih mama jarang makan buah yang mengandung vitamin C. Entah mengapa asosiasinya kalau ada vitamin C itu harus yang asam. Padahal terlalu asam tidak baik juga karena asam lambungnya bisa naik. Plus, buah-buahan yang mengandung vitamin C padahal ada banyak dan tidak akan mengganggu asam lambungnya. Jika mama saya sampai kena sariawan saat dia ulang tahun nanti walah, bisa-bisa kami meringis sepanjang waktu. Dia meringis karena sakit sementara saya meringis karena kasihan.

Yup, dua hal yang saya sebutkan di atas itu baru sebagian penyebab timbulnya sariawan. Penyebab lainnya bisa dikarenakan kebersihan mulut tidak dijaga alias malas sikat gigi atau kumur-kumur setelah makan. Dulu almarhum papa juga sering mengalami sariawan di mulut karena ia menggunakan gigi palsu. Kalau sudah sariawan, napsu makannya menurun sehingga semakin membuat kondisi badannya tidak membaik. Sariawan tidak bisa dianggap sepele seperti yang pernah saya lakukan karena bisa jadi indikasi penyakit seperti kanker rongga mulut, getah bening di leher, liver dan paru-paru. Jadi jangan karena perubahan cuaca yang ekstrim lantas kita tidak perhatian jika terkena sariawan. Yang lebih seram lagi ternyata bisa juga menyebabkan kanker mulut. 


Bingkisan penyelamat dari Aloclair


Lalu saya berkenalan dengan AloClair Plus yang merupakan obat sariawan masa kini tanpa ribet. Mengapa saya bilang tanpa ribet, karena AloClair Plus tersedia dalam berbagai kemasan. Dan salah satunya dalam bentuk gel dengan kemasan seperti yang ada dalam foto ini. Bandingkan dengan obat-obat tradisional yang saya contohkan sebelumnya, yang saya harus bubuhkan sendiri. Ada kemungkinan tangan saya akan mengenai sariawan dan selain sakitnya minta ampun bisa membuat infeksi. AloClair Plus dalam bentuk gel ini tinggal dipencet perlahan dan bisa mengenai area sariawan yang terkadang tidak bisa dijangkau bahkan dengan tangan sekalipun.  Gak bikin ribet dan nyaman penggunaannya. Ohya, walaupun begitu hindari kontak langsung antara ujung tube dengan area luka atau yang terkena sariawan ya. Dan setelah dioleskan, jangan kena lidah paling tidak selama 2 menit agar terbentuk selaput pelindung. 


Kemasan AloClair Plus Gel


Kelebihan lainnya adalah AloClair Plus memiliki kandungan alami sebagai berikut:

Aloe Vera (lidah buaya) 
Berguna untuk untuk menyembuhkan luka, mengurangi nyeri dan mencegah infeksi. Bersifat sebagai antiinflamasi, antiseptic dan analgesic. 

Sodium Hyaluronate
Berguna untuk melembabkan dan membantu menyembuhkan luka. Memiliki efek hidrasi dan berfungsi sebagai pelembab serta healing wound effect.

Glycyrrhetinic acid
Berfungsi untuk mengurangi bengkak dan nyeri

Polyvinylpyrrolidone (PVP)
Berfungsi untuk pembentukan lapisan pelindung 



AloClair Plus Gel yang mudah digunakan


Bakal perih-perih kah? Tenang, AloClair tidak mengandung alcohol sehingga tidak menimbulkan sensasi penyengat bagi penggunanya ketika diteteskan pada sariawan. Dan dengan semua bahan yang terkandung di dalamnya, penggunaan AloClair tidak perih dan ini penting supaya tidak menambah stress. 

Mama saya sempat ragu nih ketika menggunakan apalagi ada petunjuk untuk tidak makan dan minum dulu selama kurang lebih 1 jam setelah dioles. Terus bagaimana kalau tidak sengaja tertelan? Lalu kalau anak-anak yang menelan bagaimana? Tidak masalah alias aman jika sampai tidak sengaja tertelan. Yang terpenting lagi, AloClair juga aman dikonsumsi bersamaan dengan obat lain; jika kebetulan tengah dalam pengobatan untuk sakit lainnya. Dan itu semua berkat kandungan bahan-bahan yang telah disebutkan sebelumnya. 

Nah, aman deh acara makan-makannya nih dan mudah-mudahan acara makan kali ini senyuman kami bisa lebih lebar karena bebas dari gangguan sariawan. Karena kalau mama tidak bisa menikmati acara ulang tahunnya sendiri membuat saya juga sedih. Saya Can’t Smile Without You mama… Selama masih bisa, saya masih ingin merayakan kehidupan yang telah dianugerahkan ini dengan mama. Dan melihat satu-satunya orangtua yang masih ada, yang telah membesarkan saya dan saya sayangi tersenyum membuat saya tersenyum juga.  Love you always Mama. 

1 komentar:

  1. Nyokap aku jg semakin tua, emang semakin banyak penyakit yg dirasakan.. Mungkin itu cara beliau nyari perhatian anaknya, tapi kl urusan sariawan sih mending serahkan aja sama aloclair yg udah jadi ahlinya :D

    BalasHapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Fictionholic Society

Fictionholic Society
CO-Founder of Kampung Fiksi

Search Box