Kamis, 20 Oktober 2016

Pork and Roll Vol.3



Beberapa waktu sebelumnya saya mengunjungi Pork and Roll Vol. 2 di siang hari berlokasi di Central Park dan well, panas ya booo. Sudah banyak orang, tempatnya sempit, mau bayar makanan yang dibeli juga ribet. Walau secara keseluruhan ya asyik saja melihat begitu banyak tempat makanan yang bahan makanannya B2.

Jadi ceritanya tanggal 15 Oktober lalu, saya mengajak mama berangkat pagi-pagi ke Central Park untuk...menikmati Pork and Roll Vol. 3 duooong...  Saya katakan kalau sudah siang, selain lebih panas maka bisa jadi tidak bisa melihat dengan santai makanan apa saja yang menarik. Well, semua menarik tapi kantongnya tidak bisa ditarik lebih banyak lagi. Jadi tetap saja harus pilih-pilih.

Kedatangan yang kedua kali ini saya mengambil kesimpulan...jangan-jangan penyelenggara baca blog saya ya? HALAH! Why?





1. Kios tidak lagi saling berhadapan
Dengan pengaturan seperti ini membuat jalan lebih lega dan ada tempat duduk di depan kios serta di beberapa spot lainnya.
Jadi walau beli makanannya di mana, makannya di depan kios apa ya tidak masalah. Pengunjung lebih bebas bergerak dan pastinya kalau mau foto-foto juga lebih nyaman.




2. Bayar langsung di tempat.
Lebih enak seperti ini, jadi transaksi langsung beres. Kalau di penyelenggaraan sebelumnya, beli di utara bayarnya ke selatan terus balik lagi ambil makanan. Belum antrian bayar sudah panjang bikin males dan bisa-bisa ujungnya malah batal beli.


3. Ada lebih banyak tempat nongkrong
Sebelumnya hanya ada sedikit tempat makan dan pastinya jadi rebutan deh. Tahu sendiri, dapatnya susah so jangan harap bakal buru-buru pergi. Tapi tetap saja sudah datang pagi saya masih tidak kebagian tempat makan.


Dulu hanya sempat makan di satu tempat, kali ini cukup berbahaya manuver mama sama saya. Kami beli di tiga tempat yang berbeda... Dan urutan kenikmatannya adalah sebagai berikut:





1. PIG ME UP
Saya dan mama luluh lantak pas melihat cha su dan sebelum pulang kami pesan deh. Penampilan makanan sesuai gambar, rasanya juga paling top... apalagi kalau makan di tempatnya langsung.



Buat saya sambal matah yang disajikan masih kurang pedas... Tanpa sambal matah itu juga tidak jadi masalah sebenarnya. Harganya Rp 100.000,- untuk yang ukuran 250 gram.




2. PIGGYBALLID
Sesuai dengan namanya mereka menjual baso dan siomay berbahan dasar : B2. Saya beli campur dua baso dan 2 siomay seharga Rp 45.000,-
Saking ingin icip-icip saya dan mama nekat ngemil pas nongkrong di kedai kopi sampai kena tegor satpamnya.
The best part buat saya dan mama adalah siomay-nya :)





Tumben bukan B2? Iya nih, pas mencicipi tester nasi hekeng, eh udangnya berasa banget dan manis legit gitu. Saya langsung tidak tahan deh dan memesan untuk makan siang on the spot. 
Udangnya fresh, dan mereka jual juga yang frozen food tapi saya tidak pesan karena ribet ya mengingat saat itu kami nongkrong lumayan lama di sana.
Nasi hekeng seharga Rp 40.000,-






4. CAMPING PORK
Cinta pada pandangan pertama memang bener. Stand inilah yang pertama kali menarik perhatian saya dan mama karena...lagi bakar-bakar sate booo... Langsung hidung mengendus-endus dan setelah sukses bolak balik tiga kali melewati mereka, akhirnya kami pesan. Dan rada kecewa karena rasanya tidak seindah namanya...



Mama saya pesan Coffee baby back ribs yang mungkin kami juga kali ya yang salah menuangkan bumbunya, soalnya jadi berasa pahit saja. Tidak ada legit-legitnya, padahal iga babi muda loh kata si penjualnya. Nah, yang didengar mama saya hanya bagian babi muda dan iga tidak kedengaran. Jadi sebenarnya dia mengharapkan entah apa mungkin maunya lemaknya eh malah dapat iga... Harganya seporsi Rp 70.000,- plus nasi jadi Rp 75.000,-




Untuk dibawa pulang, kami pesan sate pedas manado yang yah gitu lah... 5 tusuk harganya Rp. 38.000,- dan karena sudah dicomot mama, jadi yang hadir di foto hanya 4.

5 komentar:

  1. Pork everywhere ya mb ri
    Btw harganya mahal juga ya perporsinya

    BalasHapus
  2. Itu patung pignya lucuuuu. Hihi. All about pork ya di acara ini maaak

    BalasHapus
  3. Harganya rada mahal tapi mungkin worth dengan rasanya ya mbak

    BalasHapus
  4. Lumayan nguras kantong hahaha.. dari tadi itu yang saya pikirkan, tapi kalo ketutup seneng ya kantongnya bisa penuh lagi nanti :P

    BalasHapus
  5. ternyata pork itu mahal :D.. ato krn ini dijual di mall?

    BalasHapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Fictionholic Society

Fictionholic Society
CO-Founder of Kampung Fiksi

Search Box