Kamis, 29 September 2016

Recommended Rendezvouz



Postingan sebelumnya yang cerita soal pengalaman pertama reservasi restoran via Qraved yang heboh banget. Sebenarnya saya diminta reservasi oleh atasan untuk makan siang di restoran Rendezvouz.

Saya iseng browsing mengenai restoran tersebut dan menemukan sedikit informasi dari situs majalah Femina. Restoran tersebut dikelola oleh sepasang suami isteri Lukman Effendi dan Lilyana. Awalnya justru bukan restoran melainkan toko yang karena jadi sepi pembeli akhirnya berubah haluan. Agar pembeli tidak khawatir harga terlalu mahal mereka sampai enggan memasang AC di dalam restoran. Walah, kalau jaman sekarang tidak pakai AC malah pembeli malas datang ya. Puanas booo...






Dari luar saja tampilannya sudah jadul banget, mengingatkan saya akan restoran tua favorit orangtua saya tapi entah kemana restoran tersebut. Ketika masuk ke dalam, meja yang tersedia hanya sedikit dan sudah penuh. Saya mulai deg-degan lagi dan mengira karena telat pesanan telah diberikan pada orang lain.

Tapi kami baru telat sekitar 5 menit kok dan saya saja yang terlalu khawatir, ternyata untuk kami disediakan di lantai dua.

Bos saya sudah sering banget ke sini, dan tanpa membuang waktu ia memesan beberapa makanan, serta nasi dan air teh untuk minum. Dapur terletak pas di depan meja kami. Tapi bukan open kitchen ya. Jadi saya hanya bisa melihat kertas-kertas berisi pesanan diantar ke sana.

Saya sebenarnya gak enak hati-hati nih pas mau foto-foto karena makan bareng bos. Tapi untungnya mereka sudah tahu kebiasaan saya, dan saya pun buru-buru foto. Koleksi lengkap foto-foto ada di album G+ saya di sini ya. 




Yang pertama datang...air teh... Ya eyalah... Baru disusul dengan nasi dan ikan gurame goreng tahu taosi. Sempat ditanyakan mau ukuran 1 kg atau 500 gram. Kalau ikan gurame terlalu besar, biasanya malah kurang nikmat rasanya. Jadi bos pesan dua porsi dengan berat masing-masing @500 gram. Bumbunya meresap dan ikan gurame tidak terlalu kering digoreng. Dan kalau dibalik, masih ada yang bisa dimakan sodara sodari.



Lalu beruntun datang kepiting cinkong yang 1 porsi ternyata sedikit. Ketika mau dipesan satu porsi lagi, pihak dapur menolak seraya menunjuk ke kertas-kertas yang berisi pesanan. Masih banyak pesanan lain, jadi kalaupun kami memesan 1 porsi lagi bakal lama banget menunggu. First order first served. Kurang lebih begitulah.



Lalu cumi goreng bumbu mentega nongol bareng dengan lindung cah Fumak. Lindung alias belut ini rekomen banget untuk dicoba kalau kalian ke sini.






Di sini adalah kali pertama saya mencoba kaki kodok goreng mentega and is delicious to the very last bite. Termasuk yang rekomen, maaf ya para kodok... Kaki kalian ternyata enak banget...Seperti daging ayam, hanya saja ukurannya lebih minimalis dari ayam kampung.





Terakhir yang hadir adalah ayam nanking bumbu mentega yang tampilannya seperti martabak... Menarik :) Saos mentega langsung dituang di atas ayam nanking mumpung masih panas agar cepat meresap.


Sekarang saya mengerti deh, kenapa kudu reservasi kalau ke sini pas jam makan. Tempatnya cepat penuh, sementara untuk pesan makanan lumayan lama. Khan dimasak dulu sehingga mereka pun akan menolak kalau ada order tambahan. Kecuali yang pesan bersedia menunggu., 

Wadah makanannya masih model jadul, mengingatkan saya akan postingan lama di blog tentang restoran Trio

Syedap deh pokoknya dan thanks banget sama si bos yang udah traktir kami. Reservasi pertama via Qraved yang menyenangkan ^_^


Bagi yang ingin mampir silahkan cek peta di bawah.


3 komentar:

  1. Mb ri katak rasanya miyip ayamkah?

    Cuminya ndut ndut banget aakk

    BalasHapus
  2. Enaklah mba pastinya ya,,kliatan kok dari bentuak makanan yang disajikan hehe,

    BalasHapus
  3. Waha da kodok juga hehehhehe. Saya belum pernah makan, tapi ada di Jepara namanya makananny Swike kalau nggak salah. Itu dari Kodok juga :-D

    BalasHapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box