Senin, 11 Juli 2016

Unique Union Deli



Unik, baru sekali ini saya ngemil kue dengan batasan waktu yang kurang lebih sekitar 1 jam lebih 15 menit. Belakangan saya baru tahu kalau Union yang berlokasi di Plaza Senayan juga memberlakukan peraturan yang kurang lebih sama. Union Deli masih satu group dengan restoran serupa yang bernama Caffè Milano




Saya berkunjung pada saat menjelang buka puasa pada tanggal 04 Juli 2016 di Union Deli - Grand Indonesia. Saya dan seorang teman tidak langsung mendapatkan tempat duduk, melainkan masuk waiting list. Sudah rada malas juga awalnya, karena masih ada 7 orang sebelum kami. Tapi entah 7 orang ini semuanya tidak ada di tempat saat dipanggil atau membatalkan, intinya tidak sampai 20 menit kami berdua mendapatkan tempat. 



Namanya juga antri, sudah bagus bisa masuk tanpa menunggu terlalu lama jadi ya tidak bisa memilih tempat duduk yang photogenic (karena orangnya amit-amit). Jadi teman saya langsung mengajak untuk beraksi untuk selfie dengan latar belakang yang keceh. Iya, saya kan sudah bilang kalau saya orangnya amit-amit. 


Jangan-jangan pembatasan waktu karena mereka tahu orang-orang reseh seperti saya ini yang pesan makanan sedikit tapi kelamaan foto sana sini. Untung saja ya tempatnya sempit, kalau enggak saya cuma pesan minuman terus banyakan foto-foto. Kidding.



Anyway, kesalahan saya adalah lapar mata dan melihat ada nutella milkshake saya tidak tahan untuk tidak memesan. Saya ingin tahu, apa perbedaannya jika ada dengan menu serupa di Caff√® Milano yang masih satu manajemen ini. Kurang lebih rasa hampir sama sementara penyajian sama persis, dalam gelas. 




Teman saya yang tidak bisa minum kopi memesan susu coklat hangat, yang dipuji tidak terlalu manis.




Tapi kedua minuman ini membuat kami kenyang duluan, dan akhirnya ketika mengunyah kue mereka yang super terkenal: red velvet, kami tidak menemukan keistimewaannya. Menurut kami berdua rasanya tidak yang seheboh dibayangkan, karena baca banyak review yang memuji kelezatan kue ini. Porsinya besar, jadi bisa dimakan berdua kalau mau terkesan romantis atau irit (nah saya yang belakangan ini). 



Karena penasaran, pesan sekalian kue cheese red velvet :) Sebaiknya begitu sampai di rumah kue ini dimasukkan ke dalam kulkas beberapa menit sebelum habis tandas dimakan.... 

Overall, service mereka tidak mengecewakan (yaeyalah) dan disarankan bagi yang mau coba-coba sebaiknya reservasi saja terlebih dahulu. Bawa kamera yang bisa diandalkan untuk foto dalam keadaan remang-remang juga ya, kalau gila selfie seperti saya. 

Lokasinya sebagai berikut:

4 komentar:

  1. Wah, ada pembatasan ya? Anakku kalau makan lama, yg ada bisa2 gk dinikmati makannya hehe. Tapi kyknya menunya enak ya mbak. Mungin cucoknya buat pacaran ma suami, klo aku ke sana hehe TFS :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh buat date sama suaminya ^_^

      Hapus
  2. Hah serius ada pembatasan waktu ? Apa di Jakarta sekarang banyak cafe gitu mbak? Di Surabaya juga ada loh UNION DELI tapi masih aman tanpa pembatasan waktu

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau tempat makan di Jakarta memang ada yang membatasi waktu, terutama utk makan all you can eat. Tapi karena waktu makan di Milano Cafe gak dibatasin (kan mereka satu group) makanya jd surprise pas tau di sini ada batasan waktu

      Hapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box