Senin, 25 Juli 2016

Star Trek Beyond

Taken from the official Site 

Saya bukan fans berat Star Trek yang sampai dijuluki Trekkies. Tapi, sedari kecil saya suka banget nonton serial film ini, ketika masih dibintangi oleh William Shatner sebagai kapten James T. Kirk dan mendiang Leonard Nimoy sebagai Spock. Iya, saya angkatan jadul dan menontonnya pun masih di layar hitam putih. Jadi film ini punya arti khusus buat saya sehingga kalau ada di bioskop, pasti saya bela-belain nonton deh. 

Untuk film Star Trek kali ini ada dua hal lain yang juga membuat saya ingin menonton. Pertama, ada Joe Taslim! Hanya saja saya tidak tahu yang mana pada awalnya dan saya tidak mau spoiler di sini. Kedua, film ini adalah kesempatan terakhir melihat akting Anton Yelchin sebagai Pavel Chekov. Aktor muda ini meninggal 19 Juni 2016 lalu. 

Ceritanya dimulai dengan kapten Enterprise James T. Kirk (Chris Pine) yang mulai jenuh di tahun ketiga penjelajahan mereka mencari dunia baru. Kapten Kirk melihat juga bagaimana perubahan suasana yang terjadi pada awak Enterprise. Tapi ia sepertinya luput melihat yang tengah berkecamuk dalam benak Spock. Spock (Zachary Quinto) sepertinya juga tengah bimbang dalam memutuskan sesuatu yang penting. Keputusan yang antara lain mengganggu hubungannya dengan Uhura (Zoe Saldana). Sehingga menjadikannya sebagai bahan olok-olok oleh Doctor McCoy yang dipanggil Bones (Karl Urban),"Kalau seorang cewek mengatakan it's not you but it's me ya maksud mereka adalah it's you!"  Intinya cowok pasti yang selalu salah atau ketika orang mengatakan yang jadi masalah adalah diri mereka sebenarnya orang lain yang jadi masalah. 

Lalu ada permintaan tolong menyelamatkan kru pesawat dari anggota Federasi (setidaknya begitulah perkiraan kapten Kirk), Enterprise masuk ke dalam perangkap. Mereka terpencar dan banyak kru Enterprise tewas dalam serangan tersebut. Beberapa jatuh di planet yang sama yang dihuni oleh kelompok yang menyerang Enterprise. Kirk bersama dengan Chekov, Uhura ditawan bersama dengan banyak kru Enterprise serta Sulu (John Cho) sementara Bones yang cerewet dan blak-blakan terjebak dengan Spock yang tengah terluka. Montgomery Scott (Simon Pegg yang juga menulis naskah film ini) bertemu dengan Jaylah (Sofia Boutella) yang menceritakan bahwa ia dan keluarganya juga terjebak di planet itu. Jaylah meminta bantuan Scotty untuk memperbaiki pesawat yang tanpa sengaja ditemukan...dan ternyata pesawat itu milik Federasi. Pesawat Enterprise lama yang hilang tanpa kejelasan nasib para kru dan kaptennya. Mereka diserang oleh makhluk yang hanya diketahui bernama Krall (Idris Elba). Tentu saja pada akhirnya Kirk berusaha untuk membebaskan seluruh kru dan juga mencegah Krall membunuh lebih banyak orang lagi. 

Film kali ini agak kurang seru buat saya deh. Buat saya kurang kuat latar belakang certa mengapa Krall begitu dendam pada Federasi. Action-nya sedikit banget dalam film kali ini, and by I means action bukan sekedar perkelahian tangan kosong tapi juga pertempuran di angkasa seperti di dua film sebelumnya. Ada adegan yang mengulang hal yang sama dari dua film sebelumnya, ada motor kuno segala dan musik klasik (maksudnya musik keras jaman ratusan tahun lalu - dari tahun cerita fiksi ini berjalan). Buat saya kurang greget dan bagi penonton pemula Star Trek pasti merasa hal yang sama. Dua film Star Trek sebelumnya disutradarai oleh JJ. Abrams dan kali ini oleh Justin Lin.

Kalau soal spesial efek tentu saja tidak akan mengecewakan. Favorit saya, adegan di starbase Yorketown yang keren abis. Adegan perkelahian one on one antara Jaylah dan anak buah Krall yang bernama Manas juga seru. Selebihnya, selamat menonton dan menilai sendiri. 



Trailer bisa dilihat di sini:

4 komentar:

  1. Yeah, akhirnya bisa mampir kesini dan disambut postingan startrek.
    Aniwe waktu kecil suka banget sama star trek, sampe termimpi2 ama William Shatner wkwkw *ih, anak kecil apah sayah inih*
    Tapi, kemudian startrek ini terlupakan lengkap-komplit secerita2nya. Begitu pun ketika filmnya tayang di bioskop, udah nggak kepengen lagi. Entah kalau ada yg gratisin karena ada om Joe-nya, bukan apa2 nggak enak nonton kalau cuma jadi pemula seperti yg kakak sebutkan -__- kecuali pengen ngambil pelajaran dari film ini, dan liat special efeknya.
    Makasih ceritanya ya Kak Ria ((kakak :D))

    BalasHapus
  2. *bocorin mb ri bocorin si joe taslimnya pas adegan apaan?
    Dia sekarang bener2 dilirik hollywood ya, edann :D

    Baca sinopsis ini jujur aku jadi penasaran dengan mahluk yang bermama krall..sejenis apa ya#buru2 gugling

    Aku dulu pernah baca yang sekuel keberapa ya, pas jaman sd, pas diulas di majalah bobo...yang jelas ada pemeran dengan kepala plontos gitu

    Btw pavel chekov namanya keren #jadi keinget pemain piala dunia xixixi

    BalasHapus
  3. Wah ini film kesukaanku. Jadi makin semangat ada aktor Indonesia hehhehhehe. Bikin penasaran gahahahah

    BalasHapus
  4. anak-anak yang udah semangat banget ngajakin nonton mba..aku masih males hehehe

    BalasHapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box