Senin, 15 Juni 2015

[Review] Jurassic World

Taken from G+ 

Saya berharap banyak ketika hendak menonton Jurassic World. Saya masih ingat betapa perasaan seru dan terpukau ketika pertama kali menonton Jurassic Park di layar lebar. Dan masih doyan menonton setiap kali diputar di televisi (walau sudah dipotong habis-habisan untuk slot iklan). Melihat trailer Jurassic World yang keren banget dan terutama ada Chris Pratt, saya langsung semangat menonton.


Dan saya kecewa.

Awalnya saya mengira akan ada keluarga yang pergi mengujungi Jurassic World. Tapi ternyata hanya dua kakak beradik Zach (Nick Robinson) dan Gary (Ty Simpkins) yang pergi ke Isla Nubar. Jurassic Park yang dulu didirikan oleh John Hammond ada di sana dan sekarang menjadi Jurassic World.
Keduanya mengira akan dijemput oleh tante mereka Claire Dearing (Bryce Dallas Howard). Ternyata Claire yang juga tangan kanan pemilik baru Jurassic World : Simon Masrani (Irrfan Khan) digambarkan kaku dan sangat super sibuk. Ia menyerahkan acara jalan-jalan pada asistennya Zara (Katie McGrath - yang menurut saya sia-sia banget main di film ini... padahal dia keren banget waktu main sebagai Morgana di serial Merlin). Saking sibuknya Claire sampai tidak hapal usia kedua keponakannya dan tidak ingat kapan terakhir mereka bertemu. Hubungannya dengan pelatih Velociprator Owen Grady (si keren Chris Pratt) juga tidak berjalan dengan baik. Ia sibuk berusaha meyakinkan investor bahwa Jurassic World siap memenuhi keinginan pengunjung yang ingin melihat dinosaurus yang lebih menyeramkan dari T-rex, velociprator dan Mosasaurus. Karenanya, pimpinan ilmuwan Dr. Henry Wu sudah menciptakan jenis dinosaurus yang lebih seram dan mematikan. Saking mematikannya, hewan tersebut sampai memakan saudaranya sendiri. Dan dinding kandangnya dibuat setinggi mungkin.


Jadi, manusia memang tidak pernah belajar dari kesalahannya. Hewan terbaru yang dinamakan Indominus Rex (mungkin nama yang aneh itu adalah titipan sponsor)  itu berhasil mengecoh para pekerja termasuk Owen. Dan hewan buas yang ternyata hobi membunuh dinosaurus lain untuk sekedar "hobi" itu semakin mendekati area padat pengunjung. Pada saat itu kekacauan akhirnya terjadi. Dan Claire dengan sepatu high heels mampu berlari kesana kemari saat mencari kedua keponakannya. 
Taken from EW

Kurang menegangkan, bahkan orangtua saya juga berpendapat sama. Selain tidak masuk akalnya kelakuan Claire dan sepatunya itu, yang menakutkan di film ini hanya si Indominus Rex. Velociraptors-nya juga rada-rada tidak masuk akal. Mereka bisa menurut pada manusia? Lalu juga adegan burung-burung purbakala Pteranadons dan Dimorphodons memburu manusia untuk dimakan? Saya menginginkan ketegangan yang paling tidak sama deh seperti Jurassic Park yang pertama. Tidak perlu hewan yang gede-gede atau lebih banyak gigi (seperti yang disindir dokter Wu kepada Masrani). Kadang filmnya baru tegang sedikit, tempo diturunkan dengan percakapan gak penting para tokoh-tokohnya. Dari segi cerita benar-benar payah. Walau tentu saja dari segi penggunaan CGI, tidak perlu diragukan lagi. Sepertinya memang dinosaurus betulan yang ada di layar lebar tersebut. Dan saya naksir berat sama kendaraan : Gyrosphere. 


Inti film masih sama. Family is everything. Dan yang sudah mati, biarkan tetap mati. Tidak perlu diutak atik untuk dihidupkan kembali . Apalagi berniat untuk menggunakannya sebagai senjata. Bayangkan, velocipraptor itu rencananya akan digunakan sebagai senjata militer. 

Mengutip kata-kata si pemilik baru Jurassic World, Masrani :
The key to a happy life is to accept you are never actually in control.

Yeah, wait until the thing that you can't control is coming to get you and eat you for lunch. Or for sport. Or for fun...

p.s bagi yang ingin tahu jenis-jenis dinosaurus bisa langsung click yang ini

6 komentar:

  1. Saya juga sudah nonton mbak. Kurang greget ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... agak mengecewakan padahal sudah dinanti2

      Hapus
  2. Dulu sempat penasaran, soale belum nonton. Setelah baca ini, gak jadi deh. Penasarannya hilang. -,-

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ... filmnya biasa banget... saya lagi demen sama Chris Pratt aja makanya dibela2in nonton

      Hapus
  3. Aku juga bener bener kuciwa mb ama jurasic yang ini, alurnya mencang mencong
    Ceritae gajebo
    Masi bagusan jurasic 1 ama 3 deh menurutku

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah yg pertama itu keren abis...dari segi ide dan ceritanya not bad lah.... kl yg ini, keren kemasan tapi gak jelas mau ngapain ceritanya

      Hapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box