Senin, 16 Maret 2015

Nonton Bareng Cinderella Bersama Lactacyd

Sabtu tanggal 14 Maret 2015 saya mendapat undangan dari Lactacyd untuk nonton bareng Cinderella yang bertempat di BlitzMegaplex Central Park. Undangan menyebutkan dress code.... baju Cinderella dengan sepatu kaca! BIG KIDDING! Kalau sampai berkostum ala Cinderella lebih baik saya pass pake banget. Sempat heran juga dengan dress code: Blue and Jeans.

Sampai di Central Park saya kepagian dan belum bisa masuk karena mall belum dibuka. Sekitar jam 10.30 baru saya registrasi dan buru-buru masuk. Lupa deh foto bareng sama teman di depan meja panitia. Apalagi setelah mengambil jatah snack. Sambil menunggu kedatangan undangan lain. ada presentasi mengenai produk Lactacyd disertai testimoni. Ada door prize pula tapi saya belum beruntung.

Lalu bagaimana film-nya sendiri? Ceritanya tidak terlalu berbeda jauh dengan aslinya; yang mungkin di jaman modern sekarang ini menjadi pro kontra. Jadi saya mau mengulas dari segi yang lainnya saja.



"Kok mukanya Cinderella biasa aja ya?" celetuk teman saya.
Wajah Lily James memang terkesan biasa saja tapi menurut saya wajahnya punya kecantikan klasik. Ia pas banget memerankan Cinderella yang tidak pernah punya pikiran buruk pada orang lain. Dan setiap kali ia tersenyum seolah seluruh ruangan itu tersentuh dengan keceriaan dirinya. Senyumnya terkadang terlihat seperti anak kecil yang sedang bermimpi atau senang. Tapi juga bisa terlihat dewasa apalagi pas ketemu pangerannya duooong... Ya, mungkin senyuman Cinderella hanya gagal sama ibu tiri dan para saudari tirinya juga.



Pangeran....or we know him as THE KIT
Richard Madden ini salah satu alasan dari banyak alasan yang membuat saya ingin menonton film ini. Sebelumnya melihat penampilannya sebagai Robb Stark di GOT. Kalau di GOT Robb Stark jarang banget tersenyum plus brewokan pula sementara sebagai pangeran Richard Madden tampil klimis dan sexy tentu saja. Di salah satu interview Richard menceritakan bagaimana tokoh Cinderella dan pangeran yang mengalami perubahan sikap. Dua-duanya saling merahasiakan identitas masing-masing saat pertemuan pertama. Lalu di pertemuan kedua akhirnya terungkap siapa identitas si pangeran. Dan pertemuan terakhir setelah pangeran bersusah payah mencari Cinderella, ia ternyata mau menerima si cewek apa adanya. Mereka memperjuangkan cinta yang mereka miliki.

Step Mother or MADAM...
Cate Blanchett. Jadi ibu tiri super jahat. Kualitas akting Cate Blanchett gak usah diragukan lagi. Hanya dia yang tetap terlihat keren dengan dandanan yang sebenarnya berlebihan (ketika datang ke pesta dansa di istana). Suaranya yang dalam dan berat, memberikan kesan intimidasi banget. Dan semuanya itu dilakukan dengan wajah yang tersenyum dingin pada lawan bicaranya.
Quotes:
Lady Tremaine: Wouldn't you prefer to eat when all the work is done, Ella?
Cinderella: Yes, stepmother.
Lady Tremaine: You needn't call me that. Madam will do.

Fairy Godmother 
Kok Helena Bonham Carter hanya nongol sebentar siiih? Dengan kostum peri yang paling ribet yang pernah saya lihat. Helena membuyarkan image penonton tentang ibu peri yang biasanya adalah ibu-ibu tua, atau wanita dewasa yang cantik. Saya malah sempat berpikir jangan-jangan pemeran peri adalah orang yang sama yang memerankan ibu Cinderella. Helena menjadikan ibu peri Cinderella menjadi peri kocak dengan kostum heboh dan tetap terlihat cantik. Seandainya ia bisa 1 scene bareng sama Cate Blanchett pasti seru.

KOSTUM
Pemenang Oscar sebanyak 3 kali : Sandy Powell yang bertugas merancang kostum para pemeran film ini.
Untuk kostum Cinderella (yang akhirnya saya tahu kenapa warna biru jadi dress code acara nonton bareng ini). Gaun Cinderella ini dibuat untuk memberi kesan seolah ia tengah melayang di udara. Yang jadi pertanyaan, kenapa baju Cinderella sewaktu ia jadi pelayan kok tidak pernah ganti ya?

Untuk kedua saudara tiri Cinderella, memang sengaja dibuat untuk mendukung betapa konyolnya mereka. Yang selalu merasa cantik dan pintar, tapi sebenarnya tidak bisa apa-apa. Dan kostum serta dandanan mereka, berhasil menyembunyikan paras asli pemerannya (Holliday Grainger sebagai Anastasia dan Sophie McShera sebagai Drizella) yang sebenarnya cantik lloh!

Sandy Powell juga bersemangat ketika merancang kostum bagi Lady Tremaine yang walau berkarakter jahat tapi tetap selalu tampil elegan. Seperti yang saya katakan sebelumnya, hanya Cate Blanchett yang bisa tetap terlihat anggun walau ada bulu-bulu gak jelas ditatanan rambutnya.

Untuk sepatu kaca yang luar biasa cantik (ternyata tidak bisa digunakan untuk berjalan, boro-boro buat lari) itu terbuat dari kristal dan bekerja sama dengan Swarovski. Jadi selain untuk sepatu, disediakan pula 7 juta kristal untuk kostum dan 100 tiara saat acara pesta dansa di istana. Glek... 

LOKASI 
Shooting berlangsung di Inggris dengan tempat-tempat keren sebagai berikut : Blenheim Palace, Windsor Castle, Old Royal Naval College dan Black Park. Serta mengambil tempat juga di Studio Pinewood di Buckinghamshire.

Nonton film ini tidak perlu ribet memikirkan macam-macam. Ingat saja bagaimana saat masih kecil membaca atau mendengarkan dongeng ini dari ibu anda. Dan petik saja hal-hal positif seperti kata-kata terakhir ibu Cinderella sebelum meninggal: HAVE COURAGE AND BE KIND

Thanks sekali lagi buat Lactacyd yang sudah berkenan memberi undangan nonton bareng. I indeed have fun!


4 komentar:

  1. Hiks, pingin nonton .... Kayanya belum deh yang ini.

    BalasHapus
  2. totally love sama peran peran helena bonham, dia tu unik banget dipakein kostum apapun. jadi inget pas dia di sweney todd, n jadi ratu merahnya alice

    BalasHapus
    Balasan
    1. dia bisa menjadi apa aja.. Kostum hanya memperjelas karakternya... Emang keren artis yg satu itu ^_^ *toss ah kita*

      Hapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box