Kamis, 19 Juni 2014

Berbohong


Dalam agama mana saja gue yakin, berbohong itu termasuk dilarang. Pake banget. Tapi dalam prakteknya ternyata sering banget kita (kita? ngajak-ngajak aja... Gueee kali maksudnyaaa) melakukan hal tersebut. Alasan mengapa berbohong? Ada buanyaakkk

1. Kejujuran menyakitkan
Jadi karena kejujuran menyakitkan dan tidak kepingin orang yang menerima kabar stress atau sedih berlarut-larut (atau malah mengamuk) maka sepertinya tidak usah dulu deh kejujuran diberikan.
Contoh:
Tanya : Sayang, aku gemuk ya?
Jawab: Gaaaaakkkk..... (padahal sudah jelas-jelas iya dari baju-baju yang mendadak sempit)

A: Eh, lo gak lupa kan besok kita nonton bareng?
B: Anu, gue gak bisa soalnya disuruh mama pergi ke pasar terus disuruh papa pergi ke bengkel (ogah nonton dua kali karena keburu nonton bareng yang lain)



2. Menunda Yang Pasti Bakal Terjadi
Ini situasinya bisa macem-macem.
- Selingkuh dan hampiiiir ketauan tapi lolos terus karena ngibul
- Tagihan kartu kredit yang udah berkali-kali. Ah, ntar-ntar aja bayarnya jadi kalau ada yang mencari bilang gue gak ada ya!
- NIlai rapor kebakaran semua (ahahaha, ini sih curhat pribadi). dan mau ngasih tahu ortu kok syerem ya...

3. Faktor Pekerjaan
Masa sih? Hayo ngaku, pernah gak dipesenin sama temen ataupun atasan seperti ini,"Kalau si A atau yang nawarin kartu kredit nelepon bilang saya gak ada!"

4. Mencari selamat
Sebenarnya yang salah dalam suatu kejadian adalah si A, tapi karena si A ogah menanggung resikonya maka jadilah ia berbohong dengan mengatakan:
GAK TAU TUH (alasan klasik)
Saya juga gak ngerti mengapa bisa begini

5. Menguntungkan diri sendiri
Sedang berburu promosi jabatan, bagaimana supaya bisa menang mutlak dari saingan? Ah, sebarkan saja berita bohong kalau dia males kerja. Kerja sering gak bener sampai akhirnya harus rekan kerja yang membenarkan and so on.

6. Menambah kocek
Kalau suka nonton film-film yang bertema mencari keadilan atau film-film kriminal, pasti sering melihat yang namanya saksi palsu. Bersumpah atas nama Tuhan tapi yang keluar dari mulutnya yaaaa...kebohongan. Soal dosa, itu urusan dirinya dan Tuhan ; begitulah katanya.

7. Hobby
Bohong kok hobi? Erm, sekali berbohong dan gak ketauan maka akan menjadi faktor pendorong untuk kebohongan yang berikut dan berikutnya lagi... Apalagi kalau ada aja orang yang percaya banget tanpa berusaha mencari tahu kebenarannya. Gak percaya? Coba aja.

Ada yang mau menambahkan ? :)

0 komentar:

Posting Komentar

Ria's Been Here

Ria Tumimomor’s Travel Map

Ria Tumimomor has been to: France, Germany, Indonesia, Italy, Netherlands, Singapore, South Korea, Switzerland.
Get your own travel map from Matador Network.

Flag Counter

Flag Counter