Selasa, 01 Oktober 2013

Launching Labirin Rasa



Baca Labirin Rasa, sudah. Ikutan lomba review Labirin Rasa sudah. Ikutan acara Launching Labirin Rasa? Itu wajib banget. Secara tempatnya deket sama rumah. Hahahah… Just kidding. Anyway, acara launching Labirin Rasa diadakan pada hari Sabtu lalu tanggal 28 September 2013 bertempat di Gramedia Matraman.

Berdasarkan pengalaman acara-acara yang selalu ngaret jadi gue malas terburu-buru untuk tiba di Gramed. Jam 2 lewat gue sampai (telat 30 menit dari jadwal acara) eh ternyata acara launching Labirin Rasa belum dimulai. Sempet hai-hai sama Eka. Dan yang tengah berlangsung adalah acara launching Broken Heart, juga diterbitkan oleh Wahyu Media.


Okay, gue suddenly feel so old mendengarkan para penulis Broken Heart ini (yang kayaknya masih kuliah atau jangan-jangan masih di sekolah menengah ya?) bercerita tentang patah hati, apa pendapat mereka tentang cinta, ngomongin merit… Huedeh… They are look sooo young dan topiknya rada berat ya… Hahahha… berat buat siapa nih?

Anyway, akhirnya acara yang gue tunggu mulai juga dan tanya jawab dengan Eka pun berlangsung. Mulai dari penjelasan Eka kalau penerbit Wahyu Media yang approach terlebih dahulu untuk menyusun naskah romance traveling. Ohya, kebanyakan orang mengenal Eka sebagai blogger yang bercerita tentang kehidupan sehari-hari. Plus, laporan dari perjalanan wisatanya. Tapi sedikit loh yang tau kalau awalnya Eka justru banyak bikin fiksi di blog-nya. Termasuk gue. Karena buat Eka nih dan mungkin juga bagi kebanyakan orang yang hobi menulis, menulis itu untuk terapi.


Jadi dari terapi ini muncul tokoh Kayla? Ehm, tokoh Kayla ini sudah ada di benak Eka sejak ia masih kuliah. Dengan bayangan yang sudah lama nempel itu, gak heran Eka bisa menyelesaikan naskahnya dalam waktu 4 bulan. Itupun ia sempat juga mengalami yang namanya writer’s block. Sampai harus menyempatkan diri pergi mengunjungi salah satu kota yang menjadi setting dalam novelnya. Soalnya buat Eka, tanpa langsung berada di kota tersebut, ia akan sulit mendapatkan feel-nya. Terus kenapa judul novelnya Labirin Rasa? Karena hidup manusia (dan dalam novel ini; kehidupan Kayla) gak pernah mulus-mulus aja. Berliku-liku seperti Labirin sampai Kayla mendapatkan cinta sejatinya.

Selain berbagi tips menulis bagi pengunjung acara launching, Eka dan penerbit Wahyu Media juga mengadakan kuis. Dan acara yang paling ditunggu-tunggu adalah pengumuman pemenang review novel Labirin Rasa. Walau gue gak menang, cukup happy membawa pulang voucher Carrefour sejumlah 200.000,- Rupiah yang langsung ludes sehari sesudahnya. Voucher itu hasil nge-twit sepanjang acara launching Labirin Rasa. Uhuyy…


Sooo, after launching her first novel Labirin Rasa what’s going to be next? No surprise, Eka is going to have a sequel for Labirin Rasa. Sooo, buat yang demen sama petualangan Kayla…hayo bersiap untuk nguberin Eka supaya cepetan nerbitin lanjutannya Labirin Rasa.
Setelah selesai acara, buru-buru foto bareng :) Gak seru kalau sampai lupa foto bareng dengan penulisnya ^_^

0 komentar:

Poskan Komentar

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box