Senin, 11 Februari 2013

Giveaway Pertama

Hai semuanya, :)
Untuk pertama kalinya blog gue mengadakan Giveaway bagi kalian para pembaca. Caranya gampang aja kok gak pake susah.

Blog ini sudah berjalan beberapa tahun jadi gue ingin tahu nih:
1. Posting yang mana dari tahun berapa, link yang mana yang paling kamu suka.
2. Tuliskan link posting tersebut beserta alasan yang asik langsung di komen posting GIVEAWAY ini.


Bagi yang bisa memberikan alasan paling menarik akan mendapatkan 1 buku baru dimana cerpenku turut dimuat terbitan Ufuk Publishing House :





Dan untuk pemenang kedua akan mendapatkan 1 buku berikut (masih baru loh!)






Jadi, tunggu apa lagi? Ditunggu sampai hari Minggu tanggal 17 February 2013 jam 23.59 dan pengumuman pada hari Senin tanggal 18 February 2013.


Ditunggu ya komen-komennya ^_^

27 komentar:

  1. semoga sukses ya, numpang promo juga kami juga ngadain giveaway dalam rangka 1st Anniversary Mozaik: http://mozaikindie.wordpress.com/2013/02/11/mozaik-1st-anniversary-giveaway/

    BalasHapus
  2. Boleh juga nih.....baca2 dulu ah..

    BalasHapus
  3. Kakak aku udah ikutan di

    http://40thmindwanderer.blogspot.com/2012/03/happy-50th-wedding-anniversary.html?showComment=1360579858591#c2723578992788216864

    regard

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alasannya: sosok cinta kedua orang tua, menjadi gambaran kita kelak, akan seperti mereka kah cinta kita nantinya? tentunya dengan cara berjuang keras memertahankannya. Menilik lebih jauh, cinta sejati ada ga yah :D Kalau orang tua kakak aja sampe begitu, saya percaya bahwa cinta sejati itu memang bener ada, dan semoga kelak aku juga mendapatkannya amin

      Hapus
  4. Suka banget sama postingan yang ini
    http://40thmindwanderer.blogspot.com/2012/03/happy-50th-wedding-anniversary.html

    Jujur aja, aku belum pernah sekalipun ucapin Happy Anniversary ke papa sama mama.
    Tapi setelah liat postingan ini jadi terinspirasi buat surat cinta ke papa sama mama, kurang lebih mungkin kayak gini:

    Pap mam, makasih udah jadi orangtua yang membimbing aku sampai hari ini.
    Pap mam, maafkan anak bungsu-mu ini yang selalu manja dan keras kepala dengan semua permintaannya
    Pap mam, cinta kalian selalu aku jaga di hati dan aku tanamkan kelak pada anak-anakku nanti
    Pap mam, aku cinta kalian dari hati :)

    BalasHapus
  5. Dear all, aturannya adalah tulis postingan mana yg kalian suka (lengkap dgn link-nya) dan ALASAN KNP SUKA DGN POSTINGAN tsb yah di komen postingan ini. Thank you

    BalasHapus
  6. Aku suka postingan Jauh dan Dekat: http://40thmindwanderer.blogspot.com/2012/09/jauh-dan-dekat.html

    Alasannya:
    Postingan itu cukup menggeplak waktu membacanya karena bener banget kalau manusia itu seringkali lebih peduli pada orang lain, atau hal-hal lain yang ada di luar sana daripada peduli sama orang rumah atau ngurusin hal-hal kecil seperti bersihin rumah. Termasuk aku juga sering begitu tanpa aku sadari. Care sama temen, care sama pacar, tapi kalau dipikir lagi... aku tidak seperhatian itu sama keluarga aku sendiri. Hahaha... parah....

    Papa, mama... kakak dan adik-adikku... maap yaaaa....

    BalasHapus
  7. Oke, sebetulnya ada beberapa postingan di blog yg ini yg nyangkut di otak gw sejak awal gw bacanya. Tapi, setelah gw cek ulang beberapa entri, gw ralat soalnya... dipikir2 yg itu jg berkesan banget ama gw, hihi... Yang mana tuh?

    Pertama:
    http://40thmindwanderer.blogspot.com/2012/03/revisi-helpria.html

    Kenapa? Karena ini pertama kalinya gw ngeh ada akun Mpok Ria di dunia twitter. Saat itu gw juga baru aktif-aktifnya di dunia twitter. Gw tertarik banget baca kalo ortu Mpok Ria bakalan ngadain ultah merit ke-50. So sweet banget, nggak, sih? Ortu gw sendiri ga bs merayakan ultah yg ke-50 krn Papa udah keburu dipanggil Allah. Kalau misale diksh umur panjang, gw berharap mereka berdua jg bisa hepi2 spt ortu Mpok Ria. Makanya gw seriusin bgt mikirin kata2 utk mereka, krn seakan gw merangkainya buat my own parents.

    Yang kedua:
    http://40thmindwanderer.blogspot.com/2012/03/happy-50th-wedding-anniversary.html

    Gw baru ngeh ada nama gw di situ :') dan gw terharu berat baca kalimat itu seakan bukan gw yg mikirin, ahaha. Oh, Gosh, Mom and Dad, I really miss to see you together. Berbahagialah Ria dan semua makhluk di dunia ini yg msh punya ortu lengkap. This post reminds me how lucky I am to have such parents, and also friends like Ria... Sekarang gw mikir apa suatu hari nanti gw bakal bisa spt ortu gw or ortu Mpok Ria? Entahlah. Tp, selama gw diksh umur dan gw usaha, mungkin bisa... Ya kan?

    @esvandiarisant

    BalasHapus
  8. Kalau ane suka postinganmu yang ini kak:
    1. "Buku Pertama Lewat Nulis Buku" (Jum'at, 27 Januari 2012)
    2. http://40thmindwanderer.blogspot.com/2012/01/buku-pertama-lewat-nulis-buku.html


    Alasannya sih klasik sekali.
    Pengalamanmu sama denganku. Ane pernah mengirimkan naskah fiksi ke gagasmed*a. Tapi ternyata tulisanku dikembalikan. Perasaanmu pasti sama dengan perasaanku waktu itu. Bener-bener menyesakkan dada. Lantas apa aku diam begitu saja. Tentu tidak, aku pun mengirimkannya ke penerbit lain. Lagi-lagi penolakan yang aku dapat. Berawal dari situ, aku menorehkan novelku itu dalam sebuah blog disini. Berharap ada penerbit yang membaca dan menerbitkannya. Sayangnya sampai detik ini tak ada penerbit yang menghubungiku. Pengen juga nekat menerbitkannya sendiri. Masalahnya ane nggak mengerti cara pemasarannya. Sama seperti kamu juga. Tapi perbedaan aku dan kamu adalah kamu berani mengambil keputusan untuk menerbitkannya sendiri sedangkan aku hanya mentok disini. Aku malah jadi tertarik pengen membaca buku pertamamu itu. Walaupun nggak dapet hadiah diatas, dapet buku pertama kamu aja sudah seneng :)

    Sukses ya Giveawaynya. Semoga banyak yang ikutan

    BalasHapus
  9. Aku suka postingan mba terkait "Roda Kehidupan" >> http://40thmindwanderer.blogspot.com/2012/09/roda-kehidupan.html

    Naaaah!
    Tulisan mba itu langsung mematahkan logikaku mengenai roda kehidupan yang dari dulu sampai sekarang lebih terbeban hanya kepada perpindahan miskin lalu kaya lalu miskin lalu kaya. Yang di atas kaya. Yang di bawah miskin. Hanya mengitari materialnya saja. Ah cetek sekali aku ya.
    Tapi dengan membaca tulisan mba itu aku langsung terpikir, lhooo iya ya namanya juga kehidupan, keseluruhan hidup. Keseluruhan hidup kan enggak berkisar di miskin atau kaya saja. Di-banyak uang atau enggak. Di-punya rumah kaya istana. Di-punya banyak mobil. Di-bisa sering liburan ke luar kota bahkan luar negeri.
    Kehidupan ya menyangkut juga keluarga, persahabatan, romantika, dan lain sebagainya.
    Jadi, orang yang lebaynya nih bisa ke luar negeri sehari tiga kali, lah belum tentu kok dapat kehangatan keluarga, teman-temannya. Apa orang itu masih bisa dikatakan di atas roda?
    Ah, pokoknya suka deh sama postingannya, terimakasih sudah mematahkan logika-cetekku soal kehidupan di atas roda, *eh roda kehidupan :))
    Salam kenal mba ;)

    BalasHapus
  10. Aku suka posting ini >> "Ironi Orang Indonesia" http://40thmindwanderer.blogspot.com/2011/05/ironi-orang-indonesia.html

    Karena mencerminkan kondisi masyarakat Indonesia dewasa ini, menyedihkan dan ironis.. tidak hanya fisik bertambah lemah, tetapi juga banyak pemerosotan moral dan budi pekerti ditengah-tengah bangsa ini..

    hari ini, seorang ibu paruh baya harus turut berdiri bersamaku sedang anak-anak muda tetap duduk nyaman di kursinya tanpa menggubris keadaan si ibu sedikitpun...

    saat ini kendaraan malah melaju semakin cepat saat ada orang yang hendak menyeberang bahkan memberikan klakson kencang pada penyebrang jalan..

    dimana hati? mana pula nurani? dimana bangsa Indonesia yang ramah tamah dan ketimuran?

    Suara seorang pengamen kecil hanya dibayar air muka tak senang dan bentakan kasar orang-orang di halte..padahal ia tak memaksa anda membayar suaranya..
    Hanya sedikit senyum pun tak mengapa..
    Itu sudah mambuat hatinya membuncah bahagia.. Karena ia telah membuat orang lain senang mendengar nyanyiannya..

    Kenapa keramahan orang Indonesia perlahan menghilang? Mungkin banyak musababnya.. Masalah bangsa sampai akar budaya..
    Mungkin benar, bangsa kita terlalu dimanja.. tak terbiasa bekerja.. kesenjangan sosial jadi isu pelik.. Membuat segala hal nekat jadi halal dilakukan. Hanya tekad kuat yang akan membuat revolusi besar untuk Indonesia tercinta. :)

    BalasHapus
  11. hai kak ria :)

    isha paling suka tulisan yang di http://40thmindwanderer.blogspot.com/2013/01/my-jar-of-bestmoment2013.html kreatif banget, kayaknya isha juga bakal ngikutin kak ria deh buat bikin toples best moment.. karena semakin hari semakin banyak kejadian yang kita alamin, dan setelah setahun kadang kita lupa pernah ngalamin itu. satu ide yang sangat kreatif :D

    suka. <3 makasih mbak ^^

    BalasHapus
  12. Haiii mbak! ;)

    GA-mu ini sukses membuatku ngubek2 postingan lamamu hehe. Dulu ada postingan tentang busway yang aku suka tapi aku gak nemu linknya. Ya udahlah aku pilih link yang ini mbak
    http://40thmindwanderer.blogspot.com/2012/04/are-you-my-frenemy.html
    Yang judulunya Freenemy.
    Kenapa daku suka tulisanmu yang itu, karena tulisan itu mengingatkan daku soal kegagalan JK50 (tapi daku gak patah semangat mbak, akan coba lagi tahun depan). Tapi yang pasti itu juga ngingetin daku soal siapa teman yang sesungguhnya dan juga siapa musuh dalam selimut hehe.

    BalasHapus
  13. salam kenal mbak, kenalan dulu ya sebelum ayu ikutan GAnyaaaa

    BalasHapus
  14. Salam kenal ya mbak :)
    Ikutan GA nya.

    Saya pilih link ini 40thmindwanderer.blogspot.com/2010/12/antara-manusia-dan-hewan.html?m=0

    Alasannya:
    Just simpel. Saya pecinta kucing. Postingan itu sederhana tapi memberi makna tentang kebiasaan manusia dengan menggunakan perbandingan kucing dan lingkungan hidupnya.

    Kucing ada yg wangi, terawat, liar sampai kucel dan jelek.
    Sampai ada istilah malu2 kucing. Kucing begitu gak liat orang, langsung nyergap ikan di depannya. Manusia juga kadang gitu.
    Misalnya, ina berkunjung ke rumah tante.
    "Na, sini maem dlu. Tante udah buat ayam bakar lho."
    "Ah ga usah repot2 tante..."
    "Ayooo..ga apa2..."
    "Ngggg iya deh. Hehe".

    Tapi bedanya,
    Manusia tertentu ada yg licik..culas..kejam...

    BalasHapus
  15. ikutan GAnya ya mbaa..

    setelah ubek-ubek, saya pilih postingan lama, th 2010 yang ini mba
    http://40thmindwanderer.blogspot.com/2010/12/work-and-passion.html

    Pas baca itu merasa benar-benar tertohok.
    Mbak nulis gini : Dapat kerja aja udah syukur... Bisa dapat sesuai dengan yang kita sukai itu bonus dari banyak berkah yang ada...

    Rangkaian kalimat itu bikin saya mikir lama. Dan akhirnya saya terjemahkan sendiri menjadi :

    Dapet kerjaan itu harus disyukuri. Dan syukurnya harus makin berlipat jika mendapat pekerjaan yg sesuai passion.

    Sampai disitu saya menyadari. Selama ini masih kurang rasa syukur saya terhadap pekerjaan saat ini. Meski tidak benar2 sesuai passion, namun dari pekerjaan inilah saya mengambil banyak manfaat, terutama kemanfaatan finansial.

    Sikap saya seputar pekerjaan, persis seperti pegawai rental film dan kantor pos yang mb contohkan. Hanya sekadar menjalani, tanpa memaknai.
    Menjadi front officer yang dituntut senantiasa ramah, saya lakukan sebatas sebagai pemenuhan kewajiban pekerjaan. Bukan keramahan tulus dari hati. Padahal, bersikap ramah dengan tulus menurut saya bisa menjadi salah satu cara saya bersyukur atas pekerjaan, yang nyatanya tidak semua orang bisa mendapatkan.

    Bekerjalah dalam hal yang kamu cintai, jika tidak, cintailah apa yang kamu kerjakan.

    sedikit rasa cinta saya rasa cukup mewakili syukur atas pekerjaan, terlepas dari sesuai atau tidaknya dengan passion kita.

    BalasHapus
  16. Salam kenal mbak, ikutan giveawaynya ya :)

    Saya suka dengan postingan dari bulan Mei 2012 dengan judul: Maaf?
    Linknya: http://40thmindwanderer.blogspot.kr/2012/05/maaf.html

    Alsannya:
    Seperti mendapat tamparan yang sangat keras di pipi kanan dan kiri berkali-kali dan setelah baca postingan itu Jleeebbbb banget. Hampir setiap orang susah untuk meminta maaf dengan alasan gengsi. Saya pun pernah sangat gengsi meminta maaf.
    "Minta maaf? Enak aja. Terus kenapa kalau gue salah? Elo gak terima?" hampir seperti itulah kalimat yang pernah saya ucapkan kepada salah seorang teman, betapa gengsinya saya untuk meminta maaf padahal emang jelas-jelas saya yang salah, hehe. Postingan mbak itu kembali mengingatkan saya kalo meminta maaf itu bukan berarti kita kalah. Alangkah mulianya seorang yang mau meminta maaf dengan tulus :)

    Sukses buat giveaway dan blognya ya mbak :D

    BalasHapus
  17. Ikutan yah mbak....
    Aku suka postingan ini :
    http://40thmindwanderer.blogspot.com/2012/09/jangan-lakukan.html

    Pada dasarnya setiap orang itu memiliki sifat ingin tahu. Walaupun sdh dibilang jangan lakukan, tetap saja mereka akan mencoba melakukan hal tsb. Intinya sih, lakukan apa yang menurutmu benar dengan konsekuensi yang harus ditanggung sendiri. Tapi untuk hal yang berdampak negatif, baiknya studi dululah :D

    BalasHapus
  18. aku ikutan ya mbak...
    aku suka postingan ini :
    http://40thmindwanderer.blogspot.com/2013/01/event-menulis-bareng-yang-gak-jelas.html

    alasannya simple, karena aku juga pernah ngalamin hal yang sama. so, setelah kejadian dari even gajebo itu pemikiranku tentang even-even menulis bareng juga udah underestimate. Mulai dari bukunya yang cuman terbit indie, gak ada bukti terbiut sampai hadiahnya yang cuma pulsa. Bukannya sok atau gimana yah, tapi rasanya koq rewardnya gak menggiurkan lagi. Jadi mkales aja..., jadinya aku cuman mau ikut lomba nulis yang diadakan panitia atau penerbit gede. Yah walaupun persentase lolosnya seupil dan belum p[ernah menang, tapi gak papa deh, aku bakal tetap semangat dan optimis :D

    id twitter aku : @harovansi

    BalasHapus
  19. Aku suka ini postingan di oktober 2012 ini

    http://40thmindwanderer.blogspot.com/2012/10/out-of-sight-out-of-mind.html

    Alasannya;
    Walau ada jarak menghadang (copas lagu siapa itu ya *lupa)...Setiap orang, tipe cuek atau perhatian, akan sangat senang dapat kabar, komentar, support or even just..."Hello","Hi","Woy",dll.

    Dengan begitu secara pribadi dia merasa masih eksis, masih ada, masih dianggap, dll.

    Jadi tulisan ini mengingatkan saya, yang males kirim-kirim kabar ke family, teman, kenalan dll..supaya jadi banci sms, komentarin status FB, Twitter, email, YM dll terhadap mereka, untuk menunjukkan bahwa mereka masih ada di hati saya, seperti saya selalu ada di hati mereka #Sadaapnyooo!#

    BalasHapus
  20. http://40thmindwanderer.blogspot.com/2011/06/soal-gendut.html

    saya paling suka postingan ini soalnya saya sendiri gemuk :)
    dan sedang berjuang untuk menjadi kurus :) postingan itu paling enggak bisa jadi bahan acuan saya buat tau apa yang orang pikirkan tentang sifat yang mungkin bakalan muncul ketika terget saya bisa tercapai nanti kan :) thanks for you :)

    dan yang lainnya... saya akui proses buat jadi kurus atau ideal itu sangat sulit, banyak perjuangan dan banyak sekalo cobaan yang ada:) dan ketika berhasil itu sebuah kebanggan tersendiri lho :) mungkin yang dipikirkan orang itu ya, "kamu tuh gak tau gimana beratnya ngejalanin itu, dan kamu pun belum tentu bisa berjuang seperti aku" itu mungkin lho. jadi menurutku postingan itu sangat berguna banget banget banget banget buat aku yang sedang berjuang ini :)

    BalasHapus
  21. Jujur yaa, aku bingung sendiri mau milih postingan yang mana, abis keren semua sihh.. :D
    tapi, akhirnya kuputuskan untuk memilih ini -> http://40thmindwanderer.blogspot.com/2010/10/ucapan-ucapan-bodoh.html Ucapan-Ucapan Bodoh

    aku setuju sama kutipan, "ngomong memang pake mulut...dimana mulut itu harus bersinkronisasi dengan otak dan hati...."
    yaa, emang harus begitu. jadi ingat kata bijak "think twice before you speak" kalau ngomong itu harus hati-hati, salah sedikit bisa menyebabkan hal buruk yang diluar dugaan loh!

    mulut harus bersinkron dengan otak, kenapa? menurutku kalau kita ngomong tapi orang lain gak ngerti, sama aja bodong. Berarti itu yg namanya ngomong gak pake otak.
    trus, mulut harus bersinkron dengan hati, kenapa? karena sebelum kita ingin mengucapkan sesuatu, kita harus berkonsultasi dengan hati dahulu, pantas atau tidakkah kata-kata itu diucapkan? apakah orang yang mendengarnya akan menerimanya atau tidak? adakah yang sakit hati atau tidak? jawablah pertanyaan2 tsb dengan didasari oleh hati nurani kita, hati sesama manusia.

    menurutku, sebaiknya postingan itu kakak share di komunitas2 remaja Indonesia atau dikembangkan menjadi artikel yang padu untuk dikirim ke majalah remaja. Karena, ucapan-ucapan bodoh gak pake otak dan hati itu sudah meracuni para remaja2 kini, malah sudah menjadi kebiasaan (itu pengakuan jujur dari aku lohh yg emang ada diruang lingkup remaja2 tsb), makanya postingan itu benar-benar dibutuhkan untuk dibaca oleh para remaja sekarang, dgn harapan mereka akan sadar & instrospeksi diri. Trust me, it's work! (Lohh)
    Karena aku udah gak tahan lagi sama ucapan2 mereka yg kasar dan asal ceplos, mereka menggunakan kata2 seperti itu untuk mengejek orang2 yg lemah & tertindas :( kata2 mereka sudah termasuk bullying, dan bullying harus dimusnahkan!

    Terakhir, aku sukaaaa banget sama kata2 ini "Stay silence does not mean you are an idiot and talks too much does not mean you are a smart person..." karena menggambarkan AKU bangeeett! boleh yaa aku jadiin bio di twitter? hehehe

    BalasHapus
  22. Artikel paling nyantol di hati saya :
    "Jauh dan Dekat" http://40thmindwanderer.blogspot.com/2012/09/jauh-dan-dekat.html

    Entahlah, penjelasan dari mbak Ria kena banget di otakku. Aku kadang suka berpikir kenapa kita bisa baik banget (ga baik ajah) sama orang lain sedangkan pada orang-orang yg harusnya lebih layak mendapatkan kebaikan dan keramaham dari kita, misal keluarga dan saudara, malah dicuekin.
    Sekilas aku baca deskripsi filmnya mirip film "I no stupid 2" dari Thailand. Tapi ternyata alur ceritanya beda, tapi pesan moralnya sama. Orang tua terlalu sibuk dengan hal-hal yg mereka sukai hingga melupakan kewajiban yg sebenarnya yaitu menjaga dan membimbing anak-anaknya. Di saat si anak melakukan kesalahan-kesalahan khas remaja, orang tua malah main hakim sendiri seakan mereka tak punya andil dalam dosa anaknya. Ah, kenapa komenku parah banget nge-judge orang tua ya?
    Mungkin tak sepenuhnya salah mereka. Entahlah.

    @Ci_utha

    BalasHapus
  23. akhirnyaaaa saya bisa komentar juga :)

    dari kemarin-kemarin mau ke sini, ada aja halangannya. Padahal sebagai persiapan komen, saya udah ganti template blog biar matching. Terus bikin postingan yang --kira-kira-- mirip dengan yang pernah dibahas di sini :p

    tengok dulu: http://argalitha.blogspot.com/2013/02/keluarga-meong.html

    hampir sama dengan postingan Mbak tahun 2010 berjudul "Antara Manusia dan Hewan" http://40thmindwanderer.blogspot.com/2010/12/antara-manusia-dan-hewan.html kan? Iyalah soalnya saya bikin terinspirasi dari sana, ini yang paling saya suka soalnya pecinta kucing. Meong!

    Kucing juga punya perasaan, saya percaya itu. Sifat kucing juga macam-macam, ada yang manja-mandiri-egois-pemurah, mirip manusia. Kalau dari segi tampang, yah ... dont judge cats by their face! Di postingan saya juga terlihat bagaimana juteknya wajah Chiko, tetapi tetap saja dia kucing termanja di dunia. Mungkin kebetulan saja garis wajah kucing yang Mbak potret demikian adanya, bukan karena lagi meratapi nasib yang sering ditimpuk sandal :D

    Memang kucing memiliki sikap waspada. Kalau dia lagi curiga sama orang, was-was diperlihatkan dengan sikap lagi berdiri dan bulu sedikit mengembang. Bukan duduk manis seperti yang lagi Mbak potret. Lalu tatapan matanya lebih tajam lagi, gak bakal mau sedetik saja berkedip. Terus dia akan menjauh perlahan, dan selangkah saja Mbak mendekat maka dia segera ambil langkah seribu :)

    Kalau foto kedua, itu tatapan minta disayang. Bisa juga tatapan jurus minta makan. Tatapan seperti itu banyak dimiliki oleh kucing liar yang 'masih' mau dipegang dan dielus bulunya. Kalau foto ketiga itu gaya anak kucing yang ingin tahu hal baru. Mereka akan langsung menoleh dan menatap kita yang memanggilnya "pus" serta mengarahkan kamera ke hadapannya. Biasanya saat mendengar suara "cekrik" atau "klik", mereka akan berekspresi terkejut. Bulunya meremang dan agak sedikit melompat gitu. Hihi, lucu banget!

    Iya, memang sifat kucing terbentuk dari lingkungannya. Kucing liar yang hidupnya penuh perjuangan akan memiliki sikap yang penuh kewaspadaan tinggi. Ia akan "takut" pada manusia sebab mereka sering melihat teman atau bahkan keluarga mereka "disakiti". Sedangkan kucing rumahan, karena orang tua mereka disayang, maka anak kucing akan ikut mendekat sebab induk mereka telah menanamkan kata "aman". Tetapi ada juga kucing rumahan yang memiliki sikap waspada pada orang di luar rumah, seperti kucing-kucing saya yang "takt" pada tetangga-tetangga saya. Mungkin pernah adakejadian "ditimpuk" yang saya sekeluarga tidak ketahui namun membekas di kucing senior saya sehingga sikap waspada kemuidan ditanamkan pada keturunannya.

    Eniweiii, saya senang sekali ternyata masih ada juga orang yang mau mengamati kucing seperti Mbak. Terima kasih ya, akhirnya saya terdorong membuat postingan tentang kucing saya juga :) Eh kebawa-bawa nih "terdorong"nya :D

    Dorong saya lagi dong, biar bisa bikin kaya solo jugaaa ^^

    BalasHapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box