Jumat, 05 Oktober 2012

Menulis dan Menulis



Sudah dua bulan berlalu sejak gue ngebut bikin dua naskah untuk dua lomba mengarang yang diadakan oleh dua penerbit yang berbeda. Dua-duanya gatot dan seperti biasa penyakit lama gue kumat. Gue langsung patah semangat dan akhirnya jadi males untuk mulai menulis lagi. Ide sih ada di kepala, tapi kali ini gue merasa tidak bisa menuangkannya begitu saja di tulisan. Jadi gue harus bikin kerangka tulisannya dulu, karakternya maunya gimana and so on. Tapi karena semuanya masih coret-coretan, akhirnya masih hanya berupa coretan di kertas-kertas saja. Dan ini bikin gue gerah...

Ternyata dua bulan tidak menulis cerita apapun membuat otak gue serasa tumpul. Jadi, memang benar bahwa cara untuk bisa menulis ya harus sering-sering menulis. Makanya gue balik jadi rajin blogging kembali supaya otak yang kayaknya lagi tumpul nih supaya bisa enak menulis lagi.

Tulisan ini juga terkait dengan cerita teman dan komen yang gue baca di status Facebook-nya. Jadi si teman ini diminta oleh seseorang untuk mengajari menulis novel. Nah, karena sampai sekarang teman gue ini masih bingung gimana menjawab pertanyaan seperti ini, maka akhirnya dia meminta orang tersebut agar mulai aja menulis. Kalau belum menemukan gaya menulis sendiri boleh meniru gaya penulis favoritnya. Lalu bertanyalah si teman, kamu sukanya membaca novel karya siapa? Ia menganjurkan agar terus menulis sehingga dapat menemukan gaya yang paling pas buat diri sendiri. Dan orang yang bertanya itu akhirnya mengaku kalau dia tidak suka membaca. Gubrakkks....

Ada juga pertanyaan yang lain seperti: darimana ya harus mulai menulis? Menulis tentang apa? Atau ada yang merasa punya banyak ide di kepala tapi gak tau cara ngeluarinnya bagaimana.

Gue gak bermaksud sok tau karena diri gue sendiri kelihatannya juga masih harus melalui perjalanan panjang untuk menulis.

Dari tahun 2003 gue sudah blogging. Okay, ngaku. On and off siiihh; heheheh. Ngaku. Nah, dari rajin "MENUANGKAN APA YANG ADA DALAM PIKIRAN DAN HATI" itu aja masih gak bisa menolong gue ketika mulai menulis fiksi. Why? Wuah, banyak. Gue gak tau bagaimana menggunakan data-data yang ada (setting lokasi) untuk mendukung cerita. Bukannya setting-nya yang mendominasi seperti cerita fiksi pertama yang pernah gue buat itu. Tanda baca juga parah banget. Belum keitung yang typo. Dan yang pasti cerita romance tapi gak ada emosinya sama sekali. But, it is my very first draft. And like another friend of mine said to me, ide sih boleh-boleh aja. Tapi ide bukan hal yang bisa dinilai mahal. Baru jadi mahal kalau execute-nya bener. Kalau enggak, akan sekedar menuh-menuhin kepala karena tidak tersalurkan.]

Hadeuh, kayaknya gue udah kemana-mana nih.

Anyway, gak ada jalan singkat menuju sukses. Semua ada prosesnya. Mesti rajin menulis dan menulis, entah fiksi ataupun non fiksi. Sudah ditulis, mesti dibaca ulang dimana salahnya. Kalau gak doyan baca, gimana mau baca ulang semua tulisan itu dari awal sampai kelar? Boro-boro bisa nemu'in salahnya dimana. Gimana kalau minta tolong temen yang baca? Itu lebih bagus, asal nyari temen yang bisa dipercaya dan tentunya...erhm, doyan baca ya. Tidak ada teori ataupun tips menulis yang bisa menolong kalau kita gak mulai duduk dengan bolpen dan kertas atau buku tulis ataupun di depan laptop atau komputer atau apapun itu. Mulailah menulis lagi, dan lagi dan lagi.


Nah, itu artinya gue juga harus mulai menulis...lagi... CEMUNGUUUDD!

4 komentar:

  1. blogger sejak 2003? wah, ini sih penulis banget.
    ya, siip, saya mendukung sekali kegiatan tulis-menulisnya. memang itulah arena menajamkan pikiran dan hati.

    BalasHapus
  2. Ayo, kakaaak... menulis terus! Cemungudh! ;p

    BalasHapus
  3. Yap, yap, ayo menulis-menulis dan membaca dan terus membaca :D

    BalasHapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box