Sabtu, 07 April 2012

Jaga mulut


Dulu banget gue suka heran banget kenapa orang sepertinya suka berpura-pura seolah ia tidak mempunyai kesulitan apa-apa. Kelihatannya orang-orang ini seperti living in denial karena tidak mau terlihat bahwa sesungguhnya mereka tengah didera kesulitan


Eits, ternyata yang bagaimana dulu?



Akhir-akhir ini gue belajar bahwa tidak semua orang akan simpatik jika mendengar curhatan tentang kesulitan kita. Jelas ada yang akan bersimpati dan berusaha menolong sebisa mungkin. Tapi selebihnya, ternyata tidak seperti itu. Yang mungkin akan terjadi dari curhatan yang berlebihan itu adalah:

Orang akan mengasihani dirimu dan dalam artian yang tidak baik. Ada khan kalau orang kasihan maka dia akan mengambil tindakan dengan berusaha menolong semampu yang ia bisa. Tapi orang yang kasihan dalam artian yg gak okeh...paling dalem hati dia akan mengejek... Dan bilang... pfff, paling juga orang ini dpt musibah begini karena dia begini and so on

Orang akan membicarakan dirimu dan tentu saja gak bakal dalam artian yang baik. Membuka kelemahan diri sendiri pada orang yang salah sama aja memberi kesempatan pada dirimu untuk jadi terkenal dalam waktu yang singkat. Bakalan abis deh digosipin dalam artian yang melecehkan, menertawakan dan pastinya mengejek abis...

Orang akan menganggap rendah dirimu karena merasa begitu aja kojk minta dikasihani? Memang dasar kamu aja gak ada usaha... dan entah berapa banyak rangkaian kata nyelekit lainnya... Yang dijamin bisa bikin merah kuping...

Orang tidak akan tulus membantumu karena pasti dengan disertai embel2... Yah, sebenarnya sih ini kurang cucok buat kamu tapi mengingat keadaanmu sekarang... Atau daripada kamu melamuuuun aja dirumah...mendingan melakukan sesuatu toh? Pokoknya yang bikin hati tertohok stadium tiga

jadi sebelum kamu merayap, meratap, ngesot, melipir, menangis bombay akan kesedihan kamu ke siapa aja mending kamu mikir2 dulu deh... Inget, begitu kamu broadcast tentang kehidupan kamu ke seluruh dunia maka tanggapan yang diperoleh bisa beragam. Dan kecuali kamu suka akan semua perhatian entah baik atau buruk...sebaiknya tahan emosi kamu dan jari jemari kamu sebelum menyesal belakangan. Ingat, yang udah diucapkan dan yg sudah di sebar online tidak bisa ditarik lagi...

3 komentar:

  1. Setuju, yang pasti harus pilih-pilih dengan siapa kita bicara atau curhat, ada yang pura-pura simpati dan kalau ngomong seakan dia kasian, hihihihi...tapi kok ya jadi doyan ngomongiiin terus, hahahaha, jadi curiga, ini maksudnya apa yak??? :))) *you know what I meant-lah*

    BalasHapus
  2. and you know the answer to that already :)))))))

    BalasHapus
  3. tul, kalo toh curhat yg umum2 aja. jgn sampai ke masalah yang sangaaat pribadi ya. hehhee

    BalasHapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box