Jumat, 14 Oktober 2011

Being nice

Terinspirasi oleh postingan seorang teman soal being nice, jadi dibuatlah postingan ini.


Suka memperhatikan acara-acara pemberian penghargaan kepada para artis atau aktor? Terutama yang mendapatkan penghargaan karena mereka memerankan orang yang luar biasa jahat banget. Umumnya akan bilang, yah ini peran yang menantang dan menguras pikiran serta emosi dan blah, blah, blah. Belum lagi mereka harus siap menghadapi resiko dibenci penonton karena mengira mereka sama jahatnya dengan peranan yang mereka mainkan. Intinya, gak gampang memerankan orang jahat dalam pementasan drama atau film.



Tapi, dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya jauh lebih gampang menjadi orang yang tidak baik dan susahnya setengah mati menjadi orang yang baik. Gak percaya?

Coba lihat dan hitung, dalam kehidupan kita sehari-hari ada berapa banyak orang jutek yang kita temui dibandingkan dengan orang baik yang kita temui? Baik yang kita kenal maupun enggak. Jujur aja, gue lebih banyak ketemu sama orang yang jutek baik yang gue kenal maupun tidak kenal sama sekali.

Mulai dari orang yang ketemu di halte bus (yang maunya menyelak, gak demen antri, dan maunya mendorong orang yang di depannya entah tujuannya apa), lalu sampai di tempat kerja ketemu seorang petinggi yang menganggap gue bagaikan keset sepatu, menghubungi seseorang untuk urusan kerja yang sama sekali tidak membantu, hingga pas gue jalan-jalan pun ketemu sama tour guide dan supir yang tidak ramah. Syukurlah diantara orang-orang jutek itu masih ketemu orang yang gak dikenal yang berbaik hati mengalah dalam antrian, memberikan tempat duduk di dalam bus, membantu memberi tahu jalan ketika sedang nyasar, office girl dan office boy serta satpam yang selalu ceria menyapa, customer service yang siap ditanya apa aja.

Nah, untuk berbuat baik kepada orang yang sudah baik pada kita tentunya tidak sulit. Apalagi kalau kita sadar bahwa mereka berbuat baik ya karena mereka memang sudah dari sononya bersifat seperti itu. Sulit rasanya membalas perbuatan baik mereka dengan kejahatan (walau bukan gak mungkin karena sesuatu hal itulah yang kita lakukan; namanya aja manusia). Tapi untuk berbuat baik pada orang yang sudah jutek terhadap kita, ugh...itu berat banget!

Ketika gue jalan-jalan itu, supir bus di rombongan dimana gue ikut itu asli jutek bukan main. Susah banget beramah tamah sama dia walau hanya sekedar say good morning atau tersenyum. Dan ketika di akhir tur dia gak mau membantu mengantarkan kita ke tempat menginap karena gak ada dalam perjanjian, huah...gak nyesel gue jutek sama dia sepanjang perjalanan. Rasanya rugi bener sudah bersusah payah berbaik hati pada orang yang sama sekali gak ramah apalagi mau menolong...

Tapi sebenarnya, berbuat baik itu memang membutuhkan ketulusan hati yang paliiiiing dalam dari diri kita sendiri. Berbuat baik yang bener-bener tulus itu tidak membutuhkan balasan karena yah, memang sudah begitu dari sananya. Berbuat baik sudah mendarah daging dan itulah yang akan dilakukan tiap hari pada siapa saja yang membutuhkan. Tanpa mikir panjang apakah orang yang ditolong itu akan berterima kasih, atau cuek bebek atau malah membalas dengan perbuatan yang tidak baik. Huah, apa gak jadi bodoh tuh dengan berbuat baik seperti itu? Tuh, susah khan berbuat baik tanpa berharap apa-apa, tanpa khawatir kita akan dirugikan atau tidak...

Jadi mikir, apa yang ada di pikiran orang jutek ketika berbuat hal yang tidak baik? Mungkin sama dengan orang yang baik, tidak mikir akan mendapat balasan (ngarep luuuuu...) atau yakin orang tidak akan sanggup membalas perbuatan jahatnya? Atauuu...memang sudah mendarah daging? :D

0 komentar:

Poskan Komentar

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box