Rabu, 19 Januari 2011

Temennya temen

Gue baru aja nonton film The Social Network... Huah, dasar kunooo... Heheheh...

Anyway, gue gak bermaksud bercerita soal film itu tapi yang udah pada nonton pasti tau bahwa film itu bercerita antara lain pertikaian dua sahabat pendiri Facebook yaitu Mark dan Eduardo.

Film itu mengingatkan gue akan pertikaian yang udah tutup buku buat gue. Dan mungkin seperti yang udah kalian duga gue memasuki tahap pemutusan hubungan sahabat sama orang tersebut...

Beberapa tahun kemudian gue dapat teman baru dari internet... Nah, ternyata temen baru ini juga sering main ke blog seorang temen gue... (hahaha, bingung ya banyak amat temen ini dan itu)... Hmm, si temen baru ini panggil aja Nina sementara temen gue yang satu lagi namanya Lollypop.

Menurut Lollypop ternyata Nina kenal sama orang yang udah gue PHT (putus hubungan teman) itu. Gue sih tadi mikirnya sial amat, kok dunia sempit banget ya... Kita kenalnya orang yang di lingkungan itu lagi, itu lagi. Tapi pikir punya pikir, well... ya sudahlah... Mau diapain juga. Toh si Nina gak tau mengenai masa lalu gue dengan orang yang udah gue PHT itu.

Gak tau juga apa yang akan gue lakukan kalau gue dalam posisi Nina. Gue kenalan sama orang baru yang ternyata pernah bersahabat sama temen gue di masa lampau. Namun akhirnya putus di tengah jalan karena suatu perselisihan. APakah gue akan mencoba menengahi pertikaian itu? Bisa jadi sih enggak karena gue gak tahu apa yang sebenarnya sudah terjadi.

Jadi gue sih gak masalah kalau dapat teman dari orang yang gue gak suka... So what? Gue percaya kok gak semua orang di dunia ini brengsek dan cuman mau cari untung sendiri...

4 komentar:

  1. Hehe gw cukup sering ngalamin itu.. tapi jadi kelihatan polanya orang2 seperti apa yang saling tertarik ;) Karena orang2 yg bener2 tulus sama gw ternyata gak tertarik kenal lebih jauh sama orang2 yg udah mendepak gw itu :)

    BalasHapus
  2. emang bener sih... Kalau kita tulus temenan sama seseorang ngapain juga nyari2 tau ttg orang yg ada masalah sama orang tersebut?

    BalasHapus
  3. Memang ... dunia yang kita diami ini kecil

    Bayangkan .... dalam banyak-banyak teman, Ria bertemu dengan gadis yang menjadi sahabat musuh Ria ... Apakah ini jodoh namanya?

    Hidup ini fana ...

    Siapakah yang tahu teman hari ini akan
    berubah musuh hari esok?
    Atau musuh hari ini akan membantu kita
    hari lusa?

    Musuh atau teman, yang penting adalah kita pandai membawa diri agar tidak dianiayi.

    Percayailah diri sendiri sebelum percaya
    orang lain

    BalasHapus
  4. terima kasih untuk nasehatnya :) Tapi untuk musuh yang ini, I sincerely hope that our path does not cross each other ever again

    BalasHapus

Ria's Been Here

Ria Tumimomor’s Travel Map

Ria Tumimomor has been to: France, Germany, Indonesia, Italy, Netherlands, Singapore, South Korea, Switzerland.
Get your own travel map from Matador Network.

Flag Counter

Flag Counter