Senin, 08 November 2010

Kurang ajaaar....

Abis baca gossip soal artis yang mengadukan anaknya ke polisi karena mencuri uangnya... Diluar fakta bahwa uang yang ditilep itu buset banget gedenya ya jumlahnya... Gue hanya kepingin tau sampai seberapa besar sih peranan Komisi Perlindungan Anak itu sebenarnya?

Pertama - tama, gue bukannya mendukung anak digebukin atau di siksa sama orang tua sendiri ...

hanya saja gue rada heran sama Komisi Perlindungan Anak yang kasih komentar ke si artis, mestinya jangan begini dan begitu

Errrh, kok komennya hanya sampai kritikan doang? Apa gak sebaiknya mereka langsung menawarkan diri jadi mediator antara si anak dan ortu...? Kalau ortu sampai ngelaporin anak ke polisi tandanya kan mereka udah kewalahan dan udah gak tau mau ngapa'in?

Gak tau kenapa ya, gue merasa akhir - akhir ini kita sering menyalahgunakan perlindungan dan kebebasan yang ada seiring berkembangnya jaman

Gue teringat keluhan teman gue yang jadi guru. Menurut gue sih cara dia menghadapi anak yang bandel di kelasnya itu udah okeh. Dia cuman kasih hukuman nulis. Temen gue itu guru bahasa Mandarin dan karenanya hukumannya ya nulis dalam bahasa Mandarin juga. Itupun si ortu gak terima. Ngadu ke Kepsek. Dan temen gue ditegur. Katanya sama anak jaman sekarang main menghukum itu udah gak cocok. Harus diajak ngobrol baik - baik. Sementara menurut teman gue, itu anak udah sampai pada taraf membahayakan diri sendiri. Pernah mau ngelompat dari kelasnya. Dan suka bikin ribut. Akibatnya karena temen gue gak boleh negor atau menghukum, itu anak dia cuekin. Efek jangka panjangnya, temen - temen sekelasnya melihat bahwa gurunya gak peduli sama anak yang bandel. Akhirnya jadi gak bisa diatur semuanya.

Berhubung gue gak punya anak dan dididik dengan (KATANYA) METODE LAMA, boleh tau gimana sih jadinya menghadapi anak - anak yang bandel? Katanya gak boleh kasih hukuman? Gak boleh ditegor? Jadi salah gak boleh dikasih tau salahnya dimana? Karena itu udah masuk penyiksaan?

kalau gak boleh kasih tau mana yang salah dan mana yang benar, ya pantes aja timbul generasi kurang ajar...

3 komentar:

  1. Ria,

    Anak itu ibarat lembaran kertas putih yang
    bisa dipakai oleh kedua orang tuanya sesuai keinginan mereka.
    Kalau mereka menulis atau menggambar dengan baik maka kertas putih itu akan baik pula.

    Seorang anak ada didunia karena diinginkan oleh kedua orangtuannya, dalam arti anak tidak pernah minta dilahirkan.

    Dengan demikian maka orang wajib memelihara, mendidik, membesarkan anak tsb. sebaiknya.

    Walaupun anak sudah sekolah, orang tua tetap
    wajib mendidik terutama tentang cara bersikap, bicara dengan orang2 disekitarnya.
    Kalau dididik baik, maka anak akan tumbuh baik.
    Kalau tidak, maka tidak baik juga.

    cara yang paling tepat mendidik anak saat ini adalah memperlakukan sebagai teman dalam hal2 tertentu dan mendorong agar dia mau bicara apa adanya.

    BalasHapus
  2. Hmmm, bener juga ya... Memang semua tergantung dari orang tua juga...

    Tapi bagaimana dengan orang tua yang sudah berusaha sebaik mungkin tapi anaknya masih bandel juga karena terpengaruh teman - temannya?

    BalasHapus
  3. wuuuhhh kkurang ajar banget deh pokoknya....

    BalasHapus

Thx for reading & comments :) THX also for following my IG @riamrt & twitter @riatumimomor

Aplikasi Blog Di iOS

Aplikasi Blog Di iOS
Install this & bring my blog everywhere you go

Shoplinks Asia

My Goodreads

Ria's books

A Storm of Swords
The Last Town
Wayward
Pines
Miramont's Ghost
Child 44
Mr. Mercedes
Deception
Sidney Sheldon's Angel of the Dark
A Clash of Kings
A Game of Thrones
Outlander
One for the Money
The Silkworm
Grotesque
Let Me Go
Kill You Twice
The Night Season
Evil at Heart
Sweetheart


Ria Tumimomor's favorite books »

Remote Submitter

Submit Express

Search Box