Selasa, 02 November 2010

Apa adanya...

Gue pernah nonton serial Criminal Minds yang episodenya bercerita soal polisi yang terbunuh sama pembunuh serial ketika berlibur ke kota lain. Ketika partner kerjanya datang untuk mengidentifikasi, ketahuanlah bahwa mendiang rekan kerjanya itu seorang gay. Dengan sedih dia berujar, "Dia ke kota ini menjadi orang lain..." Dan para agen FBI yang menyelidiki pembunuhan tersebut mengkoreksinya, "Gak, dia ke sini justru untuk menjadi dirinya sendiri..."

Dalam kehidupan nyata sering kita mesti berpura - pura demi kebaikan nama kita atau atas nama kesopanan dengan bertingkah jauh berlawanan dari kelakuan kita.
Misalnya nih, di lingkungan teman atau keluarga atau rekan kerja apalagi di depan bos...kalau misalnya ada yang gak sopan sama kita, kita paling berkata...ah, enggak apa... Saya enggak apa - apa kok... Cobaaa kalau sama orang yang kita gak kenal dan orang itu juga gak kenal sama kita... Huah, ada yang berani gak sopan pasti kita langsung menyalak... Nah, di hadapan orang yang mengenal kita maunya sih dikenal dengan berjibun kesan yang bagus - bagus. Sementara aslinya baru keluar pas berada di lingkungan yang sama sekali asing...

Kadang gue mikir apa itu ya alasan gue bikin dua account di FB. Gue males aja jeritan hati yang paling dalam gue ketauan oleh orang - orang yang berada di sekitar gue sehari - hari. Hanya orang - orang dekat gue lah yang tau kapan gue lagi bete, kesel... Atau tepatnya karena apa dan sama siapa gue jadi bete... Hihihihih....

Sama aja mungkin dengan keluhan anak - anak yang menjadikan orang tuanya "temen" di FB dan pastinya mereka update status apa aja pasti ketauan sama orang tuanya. Mungkin sebaiknya siiih , ortu gak langsung marah - marah tapi ditanya baik - baik... Yah, itu sih teori ya... Tapi daripada mereka bikin account satu lagi karena berusaha menghilangkan jejak? Lebih gawat kan?

Mungkin ini pelajaran agar kita menerima orang apa adanya...dengan kelebihan atau kekurangannya...

3 komentar:

  1. Huahahaha.. mustinya ortu itu pinteran dikits donks aww.. bikin akun khusus buat memantau anaknya, tentu aja pake nama samaran, hihihi :p

    Jadi anaknya khan lebih apa adanya and ngga jaim, wakakakak :D

    BalasHapus
  2. Setuju! Sekarang bukan zamannya lagi orang tua bersikap otoriter. Apalagi kalau anaknya sudah beranjak besar lebih tepat diperlakukan sperti teman sehingga mereka bisa terbuka.

    BalasHapus
  3. @Indah eh di salah satu episode DESPERATE HOUSEWIVES si ortu begitu tapi jadi kebablasan dan pas ketauan anaknya jelas si anak marah banget
    jadi itu bukan penyelesaian yang bijaksana juga sih...hihihh

    @Multibrand susah Mas seperti itu. Mudah2an bisa seperti itu lah someday

    BalasHapus

Ria's Been Here

Ria Tumimomor’s Travel Map

Ria Tumimomor has been to: France, Germany, Indonesia, Italy, Netherlands, Singapore, South Korea, Switzerland.
Get your own travel map from Matador Network.

Flag Counter

Flag Counter